Ini Manfaat Sensus Penduduk untuk Pemerintah

Kepala BPSKepala BPS

Pantau.com Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan sensus penduduk yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) dapat membantu pemerintah membuat proyeksi lebih akurat.

Ia mengatakan, Bappenas bergantung pada hasil sensus penduduk maupun survei penduduk antarsensus BPS. Yakni untuk merencanakan kebijakan terkait isu strategis pembangunan kependudukan.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan syarat utama pengukuran kinerja pembangunan kependudukan adalah sistem basis data kependudukan. Kinerja pembangunan tersebut dilihat dari sisi jumlah kemiskinan, ketimpangan antarkelompok pendapatan, ketimpangan antarwilayah, dan pengangguran usia muda.

“Data, baik dari sisi akurasi maupun kelengkapan, akan menjadi bagian vital dalam pembangunan kependudukan,” kata Bambang, Rabu (14/2/2018).

Baca juga: Tujuh Provinsi Ini Bakal Jadi Mini Pilot Sensus Penduduk

Hasil Sensus Penduduk 2020, lanjut Bambang, diharapkan akan mampu mendukung visi 100 tahun kemerdekaan pada 2045 yang diperkirakan Indonesia akan mengalami fase populasi menua (aging population).

“Ketika mencapai 2045, berapa orang yang akan berkontribusi pada saat itu? Jumlah penduduk diperkirakan mencapai 321 juta,” kata Bambang.

Baca juga: Menakar ‘Manfaat’ Lonjakan Cadangan Devisa Indonesia

Tim Pantau
Penulis
Martina Prianti