Ini Peringatan Bappenas Soal (Potensi) Efek Digitalisasi Ekonomi

Menteri Bambang Brodjonegoro. (Pantau.com/Ratih Prastika)Menteri Bambang Brodjonegoro. (Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com Digitalisasi ekonomi membawa perubahan pada pergerakan ekonomi di Indonesia. Salah satunya, terpangkasnya sejumlah lapangan kerja dengan adanya perubahan sistem tersebut.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, masyarakat baiknya harus mulai berpikir pekerjaan yang tidak bisa digantikan dengan industri 4.0 alias revolusi industri generasi keempat. 

“Kita harus berpikir jenis pekerjaan apa yang tak bisa digantikan industri 4.0? Yang kedua perkuat vokasi karena bagaimanapun, vokasi harus sejalan dengan teknologi informatika dan bekerja mandiri,” ujar Bambang saat ditemui di BPS, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Baca juga: Duh! Peran Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi (Disebut) Masih Kurang

Ia mengatakan pertumbuhan digitalisasi ekonomi juga memunculkan peluang bisnis lain. Salah satunya, peluang bisnis transportasi dan pergudangan yang saat ini sudah nampak tumbuh subur. 

“Kita harus antisipasi dari segi pendidikan dan lapangan kerjanya. Saya yakin juga kalau kita lihat perdagangan online tumbuh. Salah satu yang juga subur adalah transportasi dan pergudangan. Karena online butuh pengantaran dan itu butuh jasa yang bawa dan menyimpanan,” papar Bambang.

Ia berharap, masyarakat jeli melihat potensi serta dampak kehadiran digital ekonomi. “Tidak hanya (dilihat) satu dimensi tapi bisa ke dimensi lain,” imbuhnya.

Tim Pantau