Ini Progres Pembangunan MRT HI-Lebak Bulus

Manajemen MRT memberikan penjelasan progres pembangunan MRT. (Pantau.com/Ratih)Manajemen MRT memberikan penjelasan progres pembangunan MRT. (Pantau.com/Ratih)

Pantau.com  PT Mass Rapid Transit (MRT) menyatakan pembangunan konstruksi fisik MRT fase satu (Bunderan Hotel Indonesia/HI- Lebak Bulus), per tanggal 25 Januari 2018, penyelesaiannya telah mencapai 90,96 persen.  

Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus pada fase penyelesaian stasiun dan pemasangan rel atau trackwork. Per tanggal 25 Januari 2018, rel yang terpasang baru mencapai 9.644 meter dari total panjang rel yang mesti dipasang 37.128 meter. 

Di sisi lain William mengatakan tahapan kontruksi pembangunan MRT fase satu,  di beberapa titik pembangunan sudah memasuki fase penuntasan kegiatan kontruksi. Disampaikan, depo area Lebak Bulus, baru sepanjang 3.950 meter dari 6.139 meter. Kemudian area layang (elevated area) sepanjang 4.088 meter dari 18.714 meter, dan area bawah tanah sepanjang 1.608 meter dari 12.275 meter.

“Ini (trackwork) pengerjaan yang sedang kita percepat karena targetnya  Maret tahun ini seluruh pekerjaan trackwork sudah selesai. Kereta pertama kita akan datang pada akhir Maret kemudian listrik akan mulai kita on kan di depo di sekitar akhir April,” kata William dalam acara Forum Jurnalis dan Blogger MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Nah terkait itu William mengaku pihaknya tengah menyiapkan sistem yang akan berjalan serta, memastikan kereta datang sesuai jadwal. Persiapan yang dimaksud, termasuk mengenai sumber daya manusia. “Sedang mempersiapkan proses untuk tenaga kerja,” lanjut William. Terkait persiapan tenaga kerja, PT MRT mengaku menggandeng PT KAI dan PLN.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti