Ini Sebab Realisasi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Molor

Menko Luhut. (Pantau.com/Ratih)Menko Luhut. (Pantau.com/Ratih)

Pantau.com Pemerintah akan melakukan evaluasi terkait pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku akan menyampaikan laporan hasil evaluasi proyek dimaksud kepada Presiden Joko Widodo.

Menurut Luhut, permasalahan proyek dimaksud bukan pada pendanaan. Namun, soal internal berkenaan hal-hal teknis mengenai jalur dan pembebasan lahan. “Misalnya gini, apakah benar ini Jakarta-Bandung 140 KM ini visible untuk dilakukan? Kita melihat sementara mungkin kalau kita langsung kan Kertajati dia hampir 200 KM lebih akan lebih visible dan kedua, pembebasan tanah kalau ini terjadi mungkin kami belum melihat ini kami usulkan dilakukan pembebasan sendiri jangan ada tempat yang terlibat lagi,” papar Luhut, Selasa (9/1/2018).

Karenanya, menurut Luhut lebih baik pelaksananya mundur dibandingkan mangkrak karena tidak sesuai rencana. Dia juga mengatakan belum ada perubahan mengenai pendanaan kereta cepat Jakarta-Bandung. “Kalau belum mulai gak apa-apa (mundur), daripada mangkrak kita hitung ulang. (pendanaan) belum terlihat ada perubahan saya kira sudah perjanjian Kita harus menghormati perjanjian,” lanjut Luhut.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti