Ini Tanggapan Gubernur BI Soal Ramalan IMF

Gubernur BI Agus Martowardojo. (setkab)Gubernur BI Agus Martowardojo. (setkab)

Pantau.com Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo menyambut baik hasil penilaian Dana Moneter Internasional (IMF) mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dewan Direktur IMF menyimpulkan prospek perekonomian Indonesia positif, namun tetap perlu waspada terhadap berbagai risiko. Ekonomi Indonesia disebut dapat tumbuh hingga 6,5 persen (tahun ke tahun/yoy), dalam jangka menengah atau pada 2022. 

Agus menilai, asesmen IMF sesuai dengan kajian Bank Sentral yang meyakini ketahanan perekonomian Indonesia semakin kuat. Sebagai bukti, tambah Agus, inflasi selama 2017 berada di level rendah sebesar 3,61 persen (yoy).

“Inflasi yang terjaga pada level yang rendah dan stabil, memberikan suasana yang kondusif bagi upaya penguatan momentum pemulihan ekonomi domestik,” kata mantan Menteri Keuangan itu.

Baca juga: IMF Prediksi Ekonomi Indonesia Bisa Capai 6,5 Persen, Ini Alasannya

Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,07 persen ditopang oleh perbaikan investasi infrastruktur oleh pemerintah dan peran investasi swasta. Selain itu, membaiknya resiliensi ditandai oleh neraca transaksi berjalan yang sehat dan aliran masuk modal asing yang tinggi, serta nilai tukar rupiah stabil.

“Bank Sentral memandang bahwa terdapat peluang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih kuat dan berkelanjutan, melalui penguatan implementasi reformasi struktural,” pungkas Agus. 

Tim Pantau