Pantau Flash
Luhut Klaim Sektor Pariwisata Bisa Pulih dalam 10 Bulan Akibat COVID-19
Kemnaker: Ada 1,7 Pekerja Terdampak Pandemi COVID-19
Kemenkes Tegaskan Imunisasi Harus Jalan Selama Pandemi Korona
Jusuf Kalla: Fatwa MUI DKI 2001 Perbolehkan Salat Jumat 2 Gelombang
Gugus Tugas: Skema Herd Immunity Butuh Waktu yang Lama

Isu Pertanian Akan Diangkat dalam Konferensi Tingkat Menteri WTO 2020

Isu Pertanian Akan Diangkat dalam Konferensi Tingkat Menteri WTO 2020 Mendag, Agus Suparmanto. (Foto: IST)

Pantau.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto, menegaskan Indonesia mendukung isu pertanian untuk dirundingkan dalam Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (KTM WTO) ke-12 di Kazakhstan, pada Juni 2020.

Penegasan tersebut disampaikan Mendag Agus Suparmanto dalam pertemuan dengan Cairns Group (CG) 2020 di sela-sela pelaksanaan World Economic Forum (WEF) di Davos.

“Pertemuan ini membahas agenda bantuan/subsidi (domestic support/DS) pertanian yang mendistorsi perdagangan dunia. Rencana isu tersebut akan dituangkan dalam suatu pernyataan bersama (joint statement) serta usulan proposal perundingan terkait DS,” kata Mendag Agus Suparmanto.

Baca juga: Gugat Uni Eropa di WTO, Posisi Indonesia Kuat

Kehadiran Mendag Agus Suparmanto dalam pertemuan tersebut yaitu atas undangan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Simon John Birmingham selaku koordinator CG.

Selain draf proposal tersebut, CG juga telah memasukan beberapa elemen yang proporsional dan mengakomodasi kepentingan negara berkembang seperti Indonesia dan negara kurang berkembang (least development countries/LDC’s) terkait subsidi domestik pertanian.

Baca juga: Mendag: Kami Siap Jaga Neraca Perdagangan dan Pengendalian Impor

Menurut Mendag, secara umum Indonesia juga berkepentingan menyelesaikan perundingan isu subsidi domestik selain Public Stock Hodling for security purpose (PSH) dan Special Safeguard Mechanism (SSM) dikarenakan merupakan isu terkini dari agenda pembangunan Doha (Doha Development Agenda/DDA) yang menjadi kepentingan negara berkembang.

Sebelumnya, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu juga bertemu dengan Menteri Perdagangan India Piyush Goyal di Davos, Swiss. Pertemuan kedua menteri tersebut membahas beberapa isu terkait RCEP dan peningkatan kerja sama perdagangan Indonesia dan India.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: