Pantau Flash
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona

Jempol! Indonesia Sabet Peringkat 1 Global Muslim Travel Index

Headline
Jempol! Indonesia Sabet Peringkat 1 Global Muslim Travel Index CEO CrescentRating dan HalalTrip, Fazal Bahardeen dan Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - CrescentRating mencatat Indonesia menduduki peringkat teratas pada Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019. Indonesia menduduki posisi tersebut bersama dengan Malaysia yang sama-sama memperoleh skor 78. 

"Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil menduduki peringkat teratas Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019 bersama dengan Malaysia," ujar CEO CrescentRating dan HalalTrip, Fazal Bahardeen saat menggelar jumpa pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).

Baca juga: Indonesia Kerjasama (Lagi) dengan China, Utang Nambah Juga?

Setelah sebelumnya berada di peringkat kedua, tahun ini Indonesia menduduki posisi pertama dalam GMTI 2019. Indonesia berada di posisi teratas bersama Malaysia sebagai destinasi ramah Muslim.

"Indonesia berhasil menduduki posisi teratas dalam indeks melalui serangkaian upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian Pariwisata Indonesia dalam berinvestasi di industri pariwisata dan perjalanan, serta pengembangan infrastruktur-infrastruktur ramah wisatawan Muslim," ungkapnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2018, terdapat sekitar 140 juta wisatawan Muslim secara global meningkat dibanding 131 juta wisatawan di tahun 2017 di mana angka ini merepresentasikan 10persen dari total wisatawan di industri wisata secara global. 

Baca juga: Teruntuk Calon Wakil Rakyat... Serangan Fajar Tak Pengaruhi Ekonomi

"Pasar wisata Halal merupakan salah satu sektor pariwisata dengan tingkat pertumbuhan tercepat di seiuruh dunia. Akan tetapi, terlepas dari potensinya yang besar, sektor ini relatif masih belum dikembangkan secara maksimal," katanya. 

Sementara pada tahun 2026, diproyeksikan kontribusi sektor pariwisata Halal diperkirakan melonjak sebesar 35 persen menjadi USD300 miliar terhadap perekonomian global, meningkat dari USD220 miliar di tahun 2020. Pada saat itu, wisatawan Muslim secara global diprediksi akan tumbuh menjadi 230 juta wisatawan, yang merepresentasikan lebih dari 10persen total wisatawan global secara keseluruhan. 


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: