Pantau Flash
WNI Kru Diamond Princess Minta Pemerintah Jangan Beri Harapan Evakuasi
6 Pekerja Pabrik Bir Tewas dalam Penembakan Brutal di Winconsin AS
DPR Lantik Tiga PAW, Dua dari PDIP dan Satu Nasdem
Menteri Edhy Bertolak ke Australia Bahas Budidaya Lobster
Arab Saudi Berhentikan Sementara Pelayanan Umrah Gara-gara Korona

Jika Iuran BPJS Kesehatan Naik, 5 Negara Ini Malah Tawarkan Berobat Gratis

Headline
Jika Iuran BPJS Kesehatan Naik, 5 Negara Ini Malah Tawarkan Berobat Gratis Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Saat ini warga Indonesia sedang dihebohkan dengan usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebanyak 100 persen, sobat Pantau pasti makin kaget jika membaca informasi Pantau.com berikut;

Jika Amerika Serikat dinobatkan sebagai negara dengan biaya kesehatan paling mahal di dunia, maka kalian akan dibuat iri oleh beberapa negara ini.

Bukan hanya murah, tapi beberapa negara tersebut itu rupanya menggratiskan biaya kesehatan untuk warganya.

Negara mana saja? berikut daftarnya.

1. Kuba


Ilustasi Pixabay

Siapa sangka negara dengan Ibu Kota di nyanyikan oleh Camila Cabello (Havana) ini menjadi surga bagi warga yang suka mengalami sakit.

Bahkan, sistem pelayanan kesehatan di Kuba sangat dihormati di seluruh dunia dan dijadikan percontohan bagi negara dunia ketiga atau negara berkembang. Salah satu unggulannya adalah program dokter keluarga, yang ada di setiap kota kecil dan memberikan layanan gratis bagi keluarga-keluarga yang ada di sana.

Baca juga: Dear Sri Mulyani, Ini Statemen YLKI Soal Usulan Kenaikan BPJS Kesehatan

2. Brasil


Ilustasi Pixabay

Brasil yang sempat menjadi tua rumah piala dunia ini juga tak kalah dengan kuba. Dalam sistem pelayanan kesehatan nasionalnya, Brasil menggratiskan perawatan kesehatan dasar sedangkan rumah sakit pemerintah maupun swasta yang ditunjuk akan menyediakan pelayanan dokter spesialis. 

Jika sobat Pantau di Indonesia ada pembayaran kelas-kelas, di Brasil sekitar 80 persen penduduknya menggunakan fasilitas milik pemerintah, sementara 20 persen yang paling kaya menggunakan layanan milik swasta.

Catat nih! mereka sudah melakukan pelayanan ini sejak tahun 1998. Hem... sementara Indonesia ditahun tersebut sedang krisis sob!

3. Thailand


Foto: Pixabay

Thailand tak hanya terkenal dengan kisah horornya, negara dengan sebutan gajah putih ini memberikan aturan agar pemerintah mengasuransikan seluruh warganya, tidak peduli sanggup membayar atau tidak. Kebijakan Thailand akhirnya juga diadopsi oleh WHO. Dimana Thailand dinobatkan sebagai negara dengan penghasilan perkapita rendah tetapi bisa mengasuransikan seluruh warganya.

Baca juga: YLKI Sarankan Hapus Kelas BPJS Kesehatan, Iuran Non PBI Rp60.000

4. Korea Selatan


Foto: Pixabay

Sempat mengalami krisis lebih parah dari Indonesia, Korea Selatan bahkan sudah mewajibakan negara untuk mengasuransikan setiap pekerjanya. Tak menutup diri, Korea Selatan menggabungkan lebih dari 300 asuransi individual menjadi satu sistem pendanaan nasional.

Program ini sukses menggerakkan sumber daya untuk pelayanan kesehatan dan secara cepat memperluas ketercakupan warga. Secara efektif program ini juga mampu menarik sumber daya milik pemerintah maupun swasta untuk membeli layanan kesehatan bagi seluruh populasi.

5. Chili


Ilustasi Pixabay

Kalau kamu tinggal di Chili dan sakit, kamu bisa bebas mau periksa di rumah sakit mana. Layanan publik mencakup layanan medis, gigi dan kebidanan yang semuanya gratis sementara layanan kesehatan swasta cenderung menkhususkan diri pada layanan spesialistik.

Adanya kesenjangan antara publik dan swasta melahirkan reformasi di tahun 2000 untuk menuju kesetaraan di seluruh negeri. Kini Chili berhasil menjamin akses universal untuk pelayanan berkualitas berbagai kondisi seperti kanker, HIV-AIDS, pneumonia, depresi dan perawatan gigi. Sistem ini juga sangat meningkatkan pelayanan untuk warga miskin. 

Nah kalau sudah seperti ini sobat Pantau iri enggak dengan negara-negara di atas?

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: