Jokowi: 19 Ribuan Orang Meninggal Setiap Hari karena Kelaparan

Headline
Tangkapan layar - Presiden Jokowi memberikan sambutan di Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka, Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/8/2022) malam. ANTARA/Indra AriefTangkapan layar - Presiden Jokowi memberikan sambutan di Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka, Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/8/2022) malam. ANTARA/Indra Arief

Pantau – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mengingatkan bahwa kondisi global tidak baik-baik saja. Ancaman ketidakpastian sangat tinggi dan semua negara mengalami kesulitan.

“Dunia penuh ketidakpastian. Krisis pangan. Krisis energi,” kata Jokowi dalam arahannya di depan semua pejabat tinggi negara dan kepala daerah, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Jokowi menyebut ekonomi global sulit dikalkulasi dan sulit diprediksi. Sebanyak 345 juta orang di 82 negara menderita kekurangan pangan akut.

“Ini yang betul-betul mengenaskan, 19.700 orang, setiap hari meninggal karena kelaparan,” ungkap Jokowi.

Indonesia, kata Jokowi, patut bersyukur pada Agustus lalu, mendapat sertifikat pengakuan swasembada beras sejak 2019. Kemudian, Indonesia dinilai memiliki ketahanan pangan yang baik dari lembaga internasional.

“Jangan senang dulu. Karena sekali lagi, dunia penuh ketidak pastian,” tegas Jokowi.

Tim Pantau
Editor
Muhammad Rodhi
Penulis
Muhammad Rodhi