Jokowi Tegaskan Diplomasi Ekonomi Itu Penting!

Presiden Joko Widodo. (setkab)Presiden Joko Widodo. (setkab)

Pantau.com  Presiden Joko Widodo mengingatkan pentingnya diplomasi ekonomi oleh perwakilan Indonesia di luar negeri.

“Kita harus serius menggarap pasar-pasar nontradisional (negara tujuan ekspor Indonesia). Saya berikan contoh kemarin setelah kunjungan ke berbagai negara, terutama di negara Asia Selatan. Saya kaget juga bahwa masih banyak negara yang kita pandang sebelah mata padahal potensi ekonomi besar sekali,” kata Presiden, Senin (12/2/2018).

Ia mencontohkan, Pakistan yang penduduknya hampir 210 juta tapi ekonomi sangat baik. Selain itu, Bangladesh dengan 160 juta penduduk sehingga besar sekali pasarnya.

Baca juga: Nilai Ekspor Rendah, Ini Saran BPS untuk Pemerintah

Sebelumnya secara terpisah Presiden mengatakan ekspor Indonesia pada 2017, hanya USD145 miliar (1USD=Rp13.400), setara Rp1.943 triliun. Jumlah tersebut, kata Presiden, masih kalah dengan Thailand yang sudah mencapai USD231 miliar (Rp3.095 triliun), Malaysia USD184 miliar (Rp2.465 triliun), dan Vietnam yang mencapai USD160 miliar (Rp2.144 triliun).

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara