Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Kasus Jiwasraya, Sri Mulyani: Ada Sifat Kriminal di Sana

Headline
Kasus Jiwasraya, Sri Mulyani: Ada Sifat Kriminal di Sana Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: ANT)

Pantau.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan bahwa pemerintah akan melibatkan para aparat penegak hukum jika terdapat indikasi adanya tindakan kriminalitas dalam permasalahan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

“Kita menenggarai kalau di situ ada hal yang sifatnya kriminal maka kita akan minta aparat penegak hukum melakukan penanganannya,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menuturkan semua data terkait kasus ini akan diberikan kepada pihak kepolisian, kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dapat dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Di Tengah Krisis, Direksi Baru Jiwasraya Dapat Apresiasi


“Sesuai dengan peraturan perundangan, tentu dalam hal ini semua data yang diperoleh dan dilakukan untuk penegakan hukum akan kami sampaikan,” ujarnya.

Ia mengatakan hal itu merupakan sinyal yang mempertegas komitmen pemerintah dan DPR untuk tidak berkompromi kepada pelaku kejahatan korporasi serta dalam rangka memberikan perlindungan kepada investor kecil atau pemegang polis.

“Kita akan bekerja sama supaya ini memberikan sinyal yang jelas dan tegas bahwa pemerintah dan DPR bersama-sama untuk tidak melindungi mereka yang melakukan kejahatan korporasi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa pihaknya akan mengadakan rapat dengan Menteri BUMN, OJK, dan Komisi VI dalam rangka semakin mendalami persoalan yang dialami oleh Jiwasraya ini.

Baca juga: Bongkar Dugaan Korupsi, Rieke Minta Direksi Lama Jiwasraya Dicekal


“Langkah-langkah yang harus kita lakukan bersama antara regulator dan pemegang saham karena kami sebagai Menteri Keuangan serta bendahara negara bagaimana kita menanganinya,” katanya.

Ia berharap melalui berbagai langkah yang akan dilakukan itu bisa berjalan dengan komprehensif sehingga mampu memberikan kepastian kepada industri maupun para pemegang polis.

“Kita berharap bisa dilakukan langkah yang komprehensif dari semua aspek tadi, langkah-langkah itu yang bisa kita lakukan,” ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.



Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: