Kata Bappenas, Jangan Anggap Enteng Tekanan Rokok ke Inflasi!

ilustrasi (Pantau.com/Fery Heryadi)ilustrasi (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rokok menyumbang angka inflasi 9,98% pada konsumsi perkotaan dan 10,70% konsumsi di pedesaan. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/ Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro mengatakan rokok dapat menyebabkan kemiskinan bukan hanya karena dampak bagi kesehatan namun juga harga konsumsi. “Jangan anggap enteng rokok,” ujar Bambang, Senin (9/1/2018).

Melihat fenomena tersebut, Bambang mengimbau agar konsumsi rokok dapat dikurangi. Menurutnya, beberapa poin rokok menyumbang inflasi selain tidak produktif dikonsumsi tapi memberikan dampak pada kesehatan.

Nah untuk menekan dampak rokok, Bambang menilai yang perlu dilakukan bagaimana bisa menekan tingkat konsumsi rokok dari masyarakat. “Jangan bilang kalau gitu pemerintah harus menjaga agar harga rokok tidak naik itu salah. (atau) pemerintah harus menurunkan harga rokok (tapi) yang penting adalah jangan merokok,” lanjut Bambang.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti