Kontrak Angkutan Kereta Perintis Diteken, Ini Daftar Layanannya

Seromoni penandatangan kerja sama KAI-Kementerian Perhubungan. (Pantau.com/Ratih)Seromoni penandatangan kerja sama KAI-Kementerian Perhubungan. (Pantau.com/Ratih)

Pantau.com Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, melakukan penandatanganan kontrak penyelenggaraan angkutan kereta api perintis untuk tahun 2018. Kepala Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri mengatakan penandatanganan kontrak dinilai terlambat tapi pihaknya memastikan pelayanan tetap berjalan.

“Cukup terlambat tanggal 18 tapi dari tanggal 1 Januari tetap berlangsung. Pelayanan dengan kesepakatan dengan PT Kereta Api, tetap berlangsung pelayanannya walaupun penandatanganan kontrak agak terlambat,” ujar Zulfikri di Gedung Karsa, Kementerian Perhubungan, (19/1/2018).

Zulfikri mengatakan penandatangana kontrak dimaksud merupakan perjanjian tertulis, sebagai amanat dari pemerintah kepada PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) untuk menjalankan kereta api perintis 2018 melalui Kementerian  Perhubungan. Dalam kurun waktu tiga tahun, sejak 2016-2018, ada enam lintas pelayanan yang memperoleh penugasan KA Perintis, yakni:

1. Penugasan Angkutan KA Perintis Aceh (KA Cut Meutia) dengan lintas pelayanan Kreung Mane Bungkah Kreung Geukeuh sepanjang 11,35 km dengan

nilai kontrak TA 2018 sebesar Rp16,9 miliar, dengan frekuensi 10 KA/hari dan kapasitas angkut 192 orang/KA dengan tarif Rp1.000/org.

2. Penugasan Angkutan KA Perintis Sumatera Barat (KA Lembah Anai) dengan lintas pelayanan Lubuk Alung Kayu Tanam sepanjang 20,34 km dengan nilai kontrak sebesar Rp11,4 miliar, dengan frekuensi 4 KA/ hari dan kapasitas angkut 180 orang/KA dengan tarif Rp3.000/org

3. Penugasan Angkutan KA Perintis Sumatera Selatan (KA Kertalaya) dengan lintas pelayanan Kertapati lnderalaya sepanjang 26 km dengan nilai kontrak

sebesar Rp4,29 miliar, frekuensi 2 KA/hari dan kapasitas angkut 292 orang/KA dengan tarif Rp3.000/org.

4. Penugasan Angkutan KA Perintis Jawa Barat (KA Siliwangi) dengan lintas pelayanan Sukabumi Cianjur sepanjang 27,237 km dengan nilai kontrak sebesar Rp15,7 miliar, frekuensi 6 KA/hari dan kapasitas angkut 472 orang/KA dengan tarif Rp4.000/org.

5. Penugasan Angkutan KA Perintis Jawa Tengah (KA Batara Kresna) dengan lintas pelayanan Purwosari Sukoharjo Wonogiri sepanjang 36,67KM

dengan nilai kontrak sebesar Rp10 miliar, frekuensi 4 KA/hari dan kapasitas angkut 117 orang /KA dengan tarif Rp4.000/org.

6. Penugasan Angkutan KA KA Perintis Jawa Timur (KA Jenggala) dengan lintas pelayanan Mojokerto Tarik Tulangan Sidoarjo sepanjang 31,85 km nilai kontak sebesar Rp21,4 miliar, frekuensi 10 KA/ hari dan kapasitas angkut 266 orang/KA Rp4.000/org.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti