Lagi, IHSG Melemah Menjadi 6.469,54

Kantor BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)Kantor BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (6/2/2018) melemah 121,09 poin, atau 1,84 persen menjadi 6.469,54. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 24,35 poin (2,20 persen) menjadi 1.082,64.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere mengatakan, data produk domestik bruto (PDB) 2017 yang tercatat 5,07 persen, lebih besar dibanding tahun sebelumnya 5,02 persen sehingga tidak mampu menahan tekanan di bursa saham.

“Hal itu karena pertumbuhan PDB tahun 2017 di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen,” kata Nico.

Meski demikian, Ia mengatakan pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada tahun 2018 dapat tercapai. Optimisme itu didukung oleh momen Pilkada, Asian Games serta mempertahankan pertumbuhan investasi dan ekspor. “Ditambah sentimen dari antisipasi laporan laba perusahaan, bisa menjadi katalis positif bagi IHSG,” lanjutnya.

Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan pelemahan pada bursa saham eksternal, kembali memberi sentimen negatif bagi bursa saham di dalam negeri. “Pelemahan IHSG juga terpengaruh mata uang rupiah yang melemah, sehingga investor kembali melakukan aksi jual,” katanya.

Sejatinya melemahan tidak hanya terjadi di BI tapi juga disejumlah lantai bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 1.197,52 poin (5,31 persen) ke 21.477,56, indeks Hang Seng melemah 1.177,98 poin (3,65 persen) ke 31.067,24 dan Straits Times melemah 95,73 poin (2,75 persen) ke posisi 3.386,90.

Tim Pantau