Pantau Flash
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 802 Orang, Jateng Jadi Penyumbang Terbanyak

Lawan Keputusan Menteri Rini, Eks Dirut BRI Tolak Pimpin BTN

Headline
Lawan Keputusan Menteri Rini, Eks Dirut BRI Tolak Pimpin BTN Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk Suprajarto di Jakarta (Foto: Antara/Indra Arief)

Pantau.com - Mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI)  Persero Tbk, Suprajarto menolak ditetapkan menjadi Dirut PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk.

​​​​​Suprajarto mengundurkan diri, hanya beberapa saat usai penunjukannya sebagai Dirut BTN yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank BTN, Kamis (29/8/2019).

Dalam jumpa pers mendadak di Jakarta, Kamis malam, Suprajarto menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya di BTN.

"Setelah membaca berita bahwa saya ditetapkan sebagai dirut BTN, di mana saya tidak pernah diajak bicara mengenai penetapan ini," ujarnya.

Baca juga: Jarang Terekspos, Ini Lho BUMN Indonesia yang Bergerak di Bidang Batu Bara

Bankir yang sebelumnya juga pernah menjadi Wakil Dirut PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk ini mengaku tidak dapat menerima keputusan para pemegang saham, yang mayoritas dimiliki oleh Kementerian BUMN.

"Atas penetapan RUPSLB BTN pada hari ini tersebut, saya tidak dapat menerima keputusan itu dan saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari hasil keputusan RUPSLB BTN," ujar dia.

Ketika disinggung media kemana akan melanjutkan karirnya, dia menolak menjelaskan.

"Sudahlah itu dipikir nanti, yang penting saya senang, plong, dan menikmati," ujarnya.

Baca juga: Jika Iuran BPJS Kesehatan Naik, 5 Negara Ini Malah Tawarkan Berobat Gratis

Dia juga membantah bahwa penolakannya ini karena hubungan dirinya dengan Menteri BUMN Rini Soemarno tidak berjalan harmonis.

"Saya nggak pernah ada persoalan sama orang rasanya ya, karena selama ini saya profesional. Jadi saya berusaha menjalankan tugas secara profesional. Itu saja," terang dia.

RUPSLB BTN pada hari ini memutuskan merombak jajaran direksi bank BUMN tersebut. Direktur Utama Bank BTN Maryono diganti oleh Suprajarto. Suprajarto diketahui menjabat posisi Direktur Utama BRI.

Sementara, Bank BRI akan melangsungkan RUPSLB pada Senin, 2 September 2019. Pada saat itu agenda RUPSLB BRI antara lain akan memilih pengganti Suprajarto.


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: