Likuiditas Perbankan Sempat Memprihatinkan Akibat Pandemi COVID-19

Lembaga Penjamin Simpanan. (Foto: IST)

Pantau.com – Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan yang antisipatif dan adaptif demi menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah pandemi COVID-19.

Bagi otoritas penjamin simpanan dan resolusi bank, informasi yang cepat dan akurat terkait dengan kondisi perekonomian dan sektor perbankan merupakan hal yang penting dalam melakukan tugasnya.

“Kondisi likuiditas memang sempat menjadi kekhawatiran bagi industri perbankan di awal pandemi COVID-19. Namun, saat ini kondisi industri perbankan relatif stabil, meski kita perlu terus meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi dampak negatif dari Korona,” ujar Halim di Jakarta, Kamis (17/9/2020)

Baca juga: Presiden Jokowi Tunjuk Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Ketua LPS

Ia melanjutkan, Pemerintah Indonesia telah merespons kondisi ini guna menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia. “Upaya ini tentu membutuhkan peran serta semua pihak dalam membantu Pemerintah Indonesia agar dapat melewati masa sulit ini,” paparnya.

Halim Alamsyah juga menyampaikan bahwa LPS telah mengambil peran strategis dalam upaya menjaga stabilitas sistem keuangan. LPS bahkan meningkatkan koordinasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Keuangan dalam rangka memantau dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

“Kami berharap, webinar ini dapat memberikan insight bagi otoritas sektor keuangan di Tanah Air untuk memperkuat respon kebijakan sehingga stabilitas sistem keuangan tetap terjaga dari tekanan di tengah pandemi ini,” tuntasnya.

Baca juga: OJK dan LPS Perbarui Kerja Sama untuk Optimalkan Penanganan Bank

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta