Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Mau Mulai Bisnis? Sebelum Salah Arah, Ikuti 4 Tips Ini Dulu Sob!

Mau Mulai Bisnis? Sebelum Salah Arah, Ikuti 4 Tips Ini Dulu Sob! Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Sekarang sobat Pantau masih suka beli sayur di abang-abang yang keliling enggak? Kalau iya, tunggu 5 atau 10 tahun kedepan pasti cara ini akan terbilang kuno. Masalahnya  semakin canggihnya dunia nantinya, banyak pedagang yang akan lebih banyak menghemat tenaga dan mengandalkan pemasaran digital.

Kehadiran bisnis era digital ditandai dengan munculnya The General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) dan ASEAN Free Trade Area (AFTA). Hal ini mengindikasikan, siap atau tidak, pebisnis harus bersaing ketat dengan pelaku usaha dari berbagai negara di Asia.

Nah buat kalian yang memang ingin berbisnis, belum terlambat untuk mengubah strategi, berikut caranya;

1. Memaksimalkan Digital Marketing

Semua aktivitas digital marketing dilakukan secara online. Gunakan jasa e-commerce, toko online sendiri, atau media sosial. Pemasaran digital lewat media sosial biasanya lebih cepat berkembang, misalnya melalui Facebook dan Instagram. Hal itu karena pengguna media sosial terbilang banyak dan beragam. Dengan begitu, Anda bisa memilih target konsumen sesuai tujuan bisnis.

Baca juga: Lama Tak ada Kabar, Freeport Rupanya Tak Ekspor Konsentrat Selama 3 Bulan

2. Menggunakan Software Akuntansi

Hemat anggaran dengan tidak mempekerjakan orang ada baiknya bagi pebisnis pemula. Kamu bisa menggunakan software akuntansi. Perangkat lunak ini memastikan setiap angka yang dimasukkan ke sistem sudah sesuai dengan data di buku.

Software akuntansi juga memiliki fitur yang bisa membantu pembuatan laporan laba rugi, neraca, serta laporan finansial. Bahkan, anda dapat melihat profit secara real time dan mengontrol jalannya usaha dari berbagai perangkat.

Baca juga: Ingin Aplikasi Sendiri Tanpa Google, Huawei Berkaca Kegagalan BlackBerry

3. Inovasi Produk Berkelanjutan

Kecanggihan teknologi mendorong produktivitas masyarakat dalam berbisnis. Sebagian dari mereka kerap menciptakan produk baru yang lebih inovatif dan menarik. Jika tidak mampu berinovasi seperti mereka, bisa jadi bisnis Anda tenggelam di era digital.

Intinya, inovasi adalah kunci untuk mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkannya. Anda tidak perlu membuat hal berbeda saat berinovasi; cukup berikan sentuhan modern pada produk lama supaya tampak kekinian.

4. Membangun Komunikasi dan Kolaborasi Tim

Komunikasi tak melulu secara langsung, kalian juga bisa manfaatkan teknologi. Bisa dengan video call atau aplikasi lainnya yang mendukung pertemuan secara online.

Melalui komunikasi dan kolaborasi intensif, Anda bisa membangun tim yang solid. Adanya tim solid akan mempercepat pengembangan bisnis. Pasalnya, tiap anggota tim mampu menyelesaikan tugas dengan baik.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: