Menko Luhut Patok Target Realisasi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Pantau.com/Ratih Prastika)Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan kendala dalam pembebasan lahan, menjadi salah satu penyebabkan molornya realisasi kereta cepat Jakarta-Bandung. 

“Tadi semua (yang) hadir (sepakat) pokoknya akhir bulan ini, paling lambat. Awal bulan depan (harus) selesai,” ujar Luhut saat ditemui usai rapat pembahasan perkembangan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Kamis (8/2/2018).

Ia mengatakan, pada saat ini pembebas lahan baru mencapai 54 persen dari total kebutuhan. Sementara tanah yang sudah siap untuk dibangun, sekitar 55km. “Mereka sudah mulai jalan, sudah bisa jalan. Kalau tanah ini selesai bulan ini, karena sudah 55 km dan satu bulan ke depan mendekat ke 100 km,” lanjut Luhut.

Selain soal pembebasan lahan, permasalahan lain yang masih dihadapi dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, adalah soal perizinan dan financing-nya.

“Perizinan seperti frekuensi, juga saya minta bulan ini selesai. Mestinya enggak ada masalah, tinggal sekarang mengenai financing-nya,” lanjut Luhut. Hanya saja soal hal ini, Ia mengatakan masih akan dibahas lebih lanjut bersama dengan hal lainnya dalam rapat selanjutnya. 

Tim Pantau