Pantau Flash
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem
Tio Pakusadewo Divonis Satu Tahun Penjara
Seluruh Kecamatan di Kabupaten Bogor Berstatus Zona Merah COVID-19!
PSSI Ajukan 178 Nama Prioritas Penerima Vaksin COVID-19, Tak Ada Nama Ketum
DPRD DKI Minta PSBB Ketat Kembali Jika 25 Januari Kasus COVID-19 Masih Tinggi

Menteri Jonan Sebut Kericuhan di Papua Tak Menganggu Aktivitas PT Freeport

Menteri Jonan Sebut Kericuhan di Papua Tak Menganggu Aktivitas PT Freeport Ignasius Jonan (Foto: Antara/Luqman Hakim)

Pantau.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menyebut aksi unjuk rasa berujung ricuh di Jayapura, Papua, tidak mengganggu aktivitas di PT Freeport Indonesia.

"Kalau Freeport saya tidak mendengar apa-apa ya sampai sekarang, dan saya tidak dengar ada masalah," kata Menteri Jonan ditemui di Gedung Pusat UGM, Yogyakarta, Jumat (30/8/2019).

Baca juga: Tinjau 3 Proyek PLTS di NTB, Jonan: Ini yang Paling Besar

Menurut Jonan, peningkatan pengamanan terhadap kelancaran aktivitas di PT Freeport kemungkinan telah disiapkan untuk mengantisipasi dampak dari aksi rusuh itu. "Mestinya ada (pengamanan tambahan mengantisipasi aksi rusuh) sih," kata Jonan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya juga telah memastikan tentang pengiriman Brimob ke Papua. Pada Kamis (28/8/2019), Tito mengatakan telah mengirim 300 anggota Brimob untuk menjaga keamanan di Deiyai, Paniai, dan Jayapura, Provinsi Papua setelah peristiwa ricuh di Deiyai.

Baca juga: Menteri Jonan Pastikan 100 Persen Rumah Tersambung Listrik di Akhir 2020

Sementara hari ini, Polda Sumatera Selatan dan Polda Sumatera Barat juga menyatakan telah menyiapkan pengiriman pasukan Brimob ke Papua.

Pengiriman itu sebagai upaya pengamanan usai peristiwa unjuk rasa pada Rabu (28/8/2019) siang di halaman Kantor Bupati Deiyai.


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - TIH

Berita Terkait: