Menteri Rini Boyong Puluhan Direksi BUMN ke Swiss Jajakan Peluang Investasi, Ini Daftar Asal Investornya

ilustrasi (dok.schulich)ilustrasi (dok.schulich)

Pantau.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno memaparkan peluang bisnis di Indonesia kepada puluhan investor di Zurich, Switzerland, Kamis waktu setempat(25/1/2018). Para investor berasal dari pelbagai negara antara lain Kuwait Investment Fund, investor dari Qatar, China, Azerbaijan, Malaysia, dan Norwegia.

Siaran pers Kementerian BUMN yang Pantau.com terima pada Jumat (26/1/2018) menyebutkan, Rini tidak datang sendiri ke Swiss. Selain ditemani dua deputi Kementerian BUMN, turut mendampinginya juga setidaknya 11 direktur utama BUMN dan sejumlah direksi BUMN lainnya. 

“Dua tahun terakhir ini, ekonomi tumbuh di atas 5 persen dan akan terus membaik di masa yang akan datang. Indonesia telah berkembang pesat. Hal ini ditunjukkan lewat indeks daya saing global, di mana menurut WEF (World Economic Forum) pada tahun 2017-2018, Indonesia menduduki posisi ke-36 dari 137 negara,” kata Rini kepada puluhan investor pelbagai negara disela rangkaian kegiatan World Economic Forum di Davos, Swiss, Kamis (25/1).  

Selain mengungkapkan sejumlah indikator makro ekonomi Indonesia yang terus membaik, Menteri Rini juga membeberkan rencana pembangunan dan kebutuhan dana infrastruktur di Indonesia. “Kami berkomitmen untuk mendorong konektivitas di udara, laut, darat dan telekomunikasi, yang juga mencakup internet dan serat optik, serta membangun pembangkit listrik,” kata Rini.

Menteri Rini menawarkan peluang untuk berinvestasi, khususnya dalam pengembangan infrastruktur dan konektivitas di Indonesia timur yang selama ini kurang mendapat perhatian. Katanya, sesuai rencana pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, membutuhkan dana sebesar USD500 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia. 

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti