Pantau Flash
Kemendikbud Terbitkan Kepmen 719/P/2020 Tentang Kurikulum Darurat
Dishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Berlaku Seharian Tanpa Skema Waktu
Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning dan Hijau COVID-19
Waketum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia
Kasus Positif COVID-19 per 7 Agustus Melonjak 2.473 dengan Total 121.226

Milenials Kepincut Usaha Ekspor Pertanian? Begini Cara Mengeksekusinya

Milenials Kepincut Usaha Ekspor Pertanian? Begini Cara Mengeksekusinya Pemuda yang berminat belajar mengoperasikan alat (Foto: Kementerian Pertanian)

Pantau.com - Jangan malu jadi petani mungkin statemen ini bisa menggambarkan kesuksesan para pemuda tanah air yang akhirnya 'nyemplung' dengan dunia pertanian.

Salah satunya sudah dibuktikan Hendra, selaku Ketua KUB GEMPITA Kabupaten Lima Puluh Kota, menurutnya  kelembagaan pemuda tani disebut sebagai KUB yang disediakan oleh kementan sangat efektif  sebagai wadah bagi milenial untuk menggeluti pertanian apalagi didukung dengan dukungan alat mesin modern pertanian  Menurut Hendra, saat ini animo kaum milenia di daeranya  sangat tinggi, mereka datang belajar dan terlibat mulai pengoperasian sampai perawatan alsintan. 

"Dengan adanya alat mekanisasi pertanian ini pemuda tani daerah kabupaten limapuluh kota semakin percaya diri  dan bangga menjadi petani. Maka tidak heran trend ini menyebar ke kalangan  mahasiswa dan pemuda yang berminat  belajar mengoperasikan alat, mulai dari peralatan yang kecil sampai yang besar," ujar Hendra, di workshop KUB Gempita lima puluh kota.

Baca juga: Lahan Rawa di Sumatera Selatan Disulap, Produksi Padi Meningkat

Untuk diketahui,  KUB GEMPITA kabupaten limapuluh kota telah dipercayakan mengelola alsintan dari Kementerian Pertanian.

"Saat ini KUB Gempita telah memanfaatkan secara berkelanjutan lebih 200 Hektare lahan untuk budi daya jagung dan padi," ungkapnya.

Target dari KUB Limapuluh kota  kedepan, dapat mewujudkan korporasi pertanian yang modern, menjadi pusat layanan mekanisasi pertanian juga dapat memiliki workshop alsintan, sehingga  akan kita jadikan pusat pelayanan  dari perawatan seluruh alsintan yang ada di Kabupaten limapuluh kota, pungkas hendra

Senada hal ini, Nurkhalis, Korwil Gempita Sumatera Barat, mengungkapkan, naiknya tren pertanian dikalangan milenial di dukung potensi yang sudah  ada maka  Gempita sumbar juga mendorong inovasi  dari pemuda tani yang tergabung di KUB.

Baca juga: Wakil Indonesia Jadi Direktur Eksekutif Komunitas Kelapa Internasional

"Sebab kami sedang mempersiapkan go internasional, ekspor pinang dan minyak atsiri sebagaimana arahan mentan Amran," kata Nurkhalis.

Apalagi beberapa komoditi di Sumbar memang sangat diminati pasar mancanegara, tentunya KUB disetiap daerah sebagai pelaku utama korporasi petani dapat  mendongkrak nilai produk  tersebut dengan memasarkan ke luar negeri.

"Untuk mendukung ekspor Gempita Sumbar, maka kita yakin kepada pak mentan dapat memberikan bantuan gudang pendingin serta sarana transportasi sayuran sehingga hasil pertanian dari sumbar selalu segar ketika masuk pasar nasional maupun luar negeri," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: