Pantau Flash
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

Miniatur Bus Asal Tulungagung Harga Termahalnya Tembus Belasan Juta Rupiah

Miniatur Bus Asal Tulungagung Harga Termahalnya Tembus Belasan Juta Rupiah Miniatur bus Tulungagung (Foto: Antara/Destyan Sujarwoko)

Pantau.com - Kerajinan minatur bus yang dibuat dengan tingkat kerumitan tinggi yang dibuat perajin di Tulungagung, Jawa Timur bisa dijual dengan nilai tinggi, hingga belasan juta rupiah per unitnya. Tingginya harga miniatur itu disebabkan detail kemiripan dengan kendaraan asli.

"Semakin detail miniatur dibuat, harganya semakin tinggi," kata Benni Mardiyono, perajin miniatur bus dan aneka kendaraan darat lain di Desa Panggungrejo, Tulungagung, Jumat (30/8/3019).

Namun tidak semua produk kerajinan Benni dijual dengan harga fantastis.

Baca juga: Waduh! Apple Minta Maaf karena Izinkan Kontraktor Dengarkan Audio Siri

Pemuda 42 tahun yang telah menggeluti dunia kerajinan miniatur sejak lima tahun terakhir itu juga membuat prototipe bus, truk untuk jenis mainan anak-anak.

Harganya pun jauh lebih terjangkau, yakni mulai Rp80 ribu hingga Rp150 ribu per unitnya.

"Kalau kendaraan mainan anak ini murah karena pembuatannya sangat sederhana, bahannya juga sebatas kayu multiplek, cait minyak dan beberapa stiker untuk roda, kaca dan aksesoris lainnya," katanya.

Pembuatan kendaraan mainan anak lebih efisien dibanding miniatur yang cenderung detail. Kata Benni, sehari ia bisa memproduksi kendaraan mainan anak antara 3-4 unit.

Baca juga: Investor Inggris Minat Perbesar Investasi, OJK: Indonesia Akan Antisipasi

Sementara untuk miniatur kendaraan yang rumit, dia bisa membutuhkan waktu pengerjaan 1-3 bulan untuk setiap unitnya.

"Saya biasa menjual hasil kerajinan miniatur ini dengan memanfaatkan jaringan media sosial, seperti facebook, instagram. Alhamdulillah sejauh ini apresiasi pasar bagus," katanya.

Tak hanya meladeni pasar lokal Tulungagung, Benni juga kerap meladeni permintaan miniatur dari luar kota, seperti dari Jateng, Jabar, DKI hingga luar Jawa.

Selain untuk suvenir dan koleksi pribadi, miniatur bus dan sejenisnya banyak diburu oleh para penghobi miniatur dari berbagai daerah di Indonesia. 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Ekonomi