Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi Fase 1 DKI Jakarta
Jubir: Dari 81.668 Kasus Positif, DKI Tertinggi Laporkan Kasus Baru Korona
Akun Twitter Bill Gates Hingga Barack Obama Diretas
Puan Sebut RUU BPIP Beda dengan RUU HIP, Tak Ada Pasal Kontroversial
Banjir Bandang Luwu Utara Sulsel: 24 Orang Meninggal dan 69 Masih Hilang

Muncul Petisi Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Headline
Muncul Petisi Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Petugas BPJS Kesehatan (Foto: Instagram/BPJS Kesehatan)

Pantau.com - Jika sobat Pantau kaget dengan info usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan 100 persen, bukan hanya kalian lho sob!. 

Penolakan dari warga Indonesia juga juga telah dituangkan dalam petisi Change.org yang menegaskan Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan. Saat ini sudah ada 31 orang menandatangi petisi tersebut.

Tak lupa akun twitter BPJS Kesehatan juga masih menjadi tempat bertanya para netizen Indonesia tentang kebenaran kenaikan iuran tersebut. Jawaban admin twitter BPJS Kesehatan pun dikeluhkan netizen.

Baca juga: Dear Sri Mulyani, Ini Statemen YLKI Soal Usulan Kenaikan BPJS Kesehatan

"Coba deh tanya pak @jokowi atau bu Menkeu. Info di media beliau berdua mau naikin iuran BPJS. Jd situ sbg admin udh siap klo ditanya2 soal ini," ujar akun Agus Prasetyo.

"ya makin nggak mau daftar @BPJSKesehatanRI klo begini mah..udah mahal, maksa pula diwajibin ikut..mending swasta mahal tapi boleh milih ikut/nggak..kan nggak semua orang sanggup bayar, yang sekarang aja udah mahal hampir Rp 100 ribu," ujar akun @IntanPuspaJuita.

Baca juga: YLKI Sarankan Hapus Kelas BPJS Kesehatan, Iuran Non PBI Rp60.000

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan 100 persen. Iuran kelas III dari Rp25.500 menjadi Rp42.000, kelas II  Rp110.000 dan Rp160.000 untuk kelas I. Kenaikan iuran kelas III dan dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bakal diberlakukan mulai Agustus 2019.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: