Pantau Flash
WADA Menyetujui Reformasi untuk Meningkatkan Representasi Atlet
Seorang Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pemukulan Perwira Polisi, Kemungkinan Bakal Ada Tersangka Tambahan
Kemenkes Perkirakan OTG dan Terkonfirmasi COVID-19 Capai 16 Juta Orang
Dinilai Berjasa Percepatan Vaksinasi Covid-19 dan Penurunan Tarif PCR, Menkes Budi Raih Penghargaan 'People Of The Year 2021'
Kominfo Imbau Waspada Hoaks COVID-19

Pecah Telor! Rupiah Rp13.966 per Dolar AS Sore Ini

Headline
Pecah Telor! Rupiah Rp13.966 per Dolar AS Sore Ini Nilai tukar rupiah (Foto: Bloomberg)

Pantau.com - Pecah telor! sudah lebih dari 3 bulan ini pasca pemilihan Presiden kali ini nilai tukar (kurs) rupiah kembali tembus ke angka Rp13.000an.

Terpantau, pergerakan rupiah pada Jumat sore ini menguat 27 poin atau 0,20 persen menjadi Rp13.966 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.990 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Future Ariston Tjendra mengatakan mata uang rupiah mempertahankan penguatannya terhadap dolar AS merespons sinyal positif perdagangan AS-China.

"Presiden AS Donald Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan kesepakatan perdagangan sementara dengan Tiongkok," katanya.

Baca juga: Rupiah Bisa Menguat Nih Gara Mata Uang China Terjun Bebas

Langkah Trump itu, lanjut dia, dianggap sebagai itikad baik (goodwill) menjelang negosiasi dagang AS dan Tiongkok yang akan diselenggarakan di awal Oktober nanti.

"Pasar berharap negosiasi akan berlangsung dengan baik dan menghasilkan kesepakatan yang positif yang bisa diterima oleh kedua negara," katanya.

Dari dalam negeri, lanjut dia, adanya harapan perbaikan mengenai perkembangan ekspor dan impor pada Agustus turut menopang mata uang domestik.

Baca juga: Rupiah Diprediksi Masih di Atas Rp14.000 per Dolar AS

Kepala Riset Valbury Asia Future Lukman Leong menambahkan kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan memangkas suku bunga dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi AS turut memicu apresiasi rupiah.

"The Fed terbuka kemungkinan untuk kembali memangkas suku bunganya, itu menjadi salah satu faktor yang juga menopang rupiah, dana asing bakal kembali masuk ke dalam negeri," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp13.950 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.052 per dolar AS.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: