Pantau Flash
Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris Positif COVID-19
Tim SAR Kerahkan 4 Helikopter ke Paniai Evakuasi Heli PT NUH
Total Kasus Positif di Lingkungan KPK Mencapai 115 Orang
Pesawat Dabi Air Ditembaki di Bandara Bilogai Papua oleh KKB
Belum Bayar Utang ke Negara, Bambang Trihatmodjo Dicegah ke Luar Negeri

Pelabelan Manipulator Mata Uang dari AS Bisa Sebabkan Kekacauan

Headline
Pelabelan Manipulator Mata Uang dari AS Bisa Sebabkan Kekacauan Ilustrasi (Foto: Reuters/Jason Lee)

Pantau.com - Bank sentral China mengatakan bahwa keputusan Washington untuk memberi label Beijing sebagai manipulator mata uang akan "sangat merusak tatanan keuangan internasional dan menyebabkan kekacauan di pasar keuangan".

Keputusan Washington untuk meningkatkan ketegangan mata uang pada hari Senin juga akan "mencegah pemulihan ekonomi dan perdagangan global," Bank Rakyat China (PBOC) mengatakan dalam tanggapan resmi pertama negara itu terhadap salvo AS terbaru dalam perang perdagangan kedua pihak yang meningkat dengan cepat. .

Baca juga: Niat Hapus Plastik, Sedotan Kertas McDonald's Justru Tak Bisa Didaur Ulang

China "belum menggunakan dan tidak akan menggunakan nilai tukar sebagai alat untuk menangani sengketa perdagangan," kata PBOC dalam sebuah pernyataan di situs webnya.

"China menyarankan Amerika Serikat untuk mengendalikan kudanya sebelum jurang, dan waspada akan kesalahannya, dan berbalik dari jalan yang salah," katanya.

Tuduhan mata uang A.S., yang mengikuti penurunan tajam dalam yuan pada hari Senin, telah mendorong gejolak yang bahkan lebih besar antara ekonomi terbesar dunia dan menghancurkan harapan yang tersisa untuk resolusi cepat untuk perang dagang selama setahun mereka.

Perselisihan telah menyebar di luar tarif ke daerah lain seperti teknologi, dan analis berhati-hati langkah-langkah tat dapat melebar dalam ruang lingkup dan keparahan, membebani lebih lanjut pada kepercayaan bisnis dan pertumbuhan ekonomi global.

Baca juga: Trump Tuding China Manipulasi Mata Uang Yuan untuk Senjata Perang Dagang

Departemen Keuangan AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah menentukan untuk pertama kalinya sejak 1994 bahwa China memanipulasi mata uangnya, membawa perselisihan perdagangan mereka di luar tarif.

Departemen merujuk pada pernyataan PBOC pada hari Senin sebagai pengakuan terbuka bahwa ia "memiliki pengalaman luas memanipulasi mata uangnya dan tetap siap untuk melakukannya secara berkelanjutan."

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: