Pemerintah Patok Target Penerimaan Fantastis dari Sektor Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Pantau.com/Ratih Prastika)Menteri Pariwisata Arief Yahya. (Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com Pemerintah menargetkan sektor pariwisata dapat menjadi salah satu sumber terbesar perolehan devisa negara. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan target penerimaan devisa dari sektor pariwisata, pada tahun depan mencapai USD20 miliar atau setara Rp268 triliun (dengan asumsi 1 USD= Rp13.400). 

Target penerimaan negara dari devisa pariwisata, naik sekitar 20 persen dibandingkan target penerimaan pada tahun ini yang baru dipatok sebesar USD16,8 miliar, setara Rp225,12 triliun. Sementara itu target wisman dalam negeri pada tahun ini sekitar 270 juta kunjungan.

“Peningkatan (target) devisa (pariwisata) berasal dari target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini. Atau yang dipercaya bisa tumbuh 22 persen,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jakarta, Kamis (1/2/2018). 

Nah untuk mendorong jumlah devisa tersebut, menteri pariwisata mengatakan pemerintah berupaya terus menambah daftar negara yang dapat layanan bebas visa. Dari sebelumnya hanya 15 negara, saat ini sudah mencapai 169 negara mendapatkan layanan bebas visa berkunjung ke Indonesia. 

“Devisa (pariwisata)  itu linier dengan jumlah wisman,” ujar Arief.

Dia mengaku, pemerintah saat ini tengah mendorong sejumlah daerah menyusul Bali dan Jakarta masuk dalam daftar daerah wisata unggulan.

Tim Pantau