Pantau Flash
Menteri Edhy Bertolak ke Australia Bahas Budidaya Lobster
Arab Saudi Berhentikan Sementara Pelayanan Umrah Gara-gara Korona
'Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang' Jadi Sorotan Media Internasional
Bayern Munchen Rilis Jersey Khusus Peringati Hari Jadi ke-120
Stadion Klabat Jadi Kandang Persipura di Liga 1 Musim 2020

Pendapatan Lulusan Sekolah Kejuruan Tak Kalah Tinggi dari Lulusan Sarjana

Pendapatan Lulusan Sekolah Kejuruan Tak Kalah Tinggi dari Lulusan Sarjana Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Penelitian yang dilakukan di Australia menunjukkan bahwa mereka yang lulus dari sekolah kejuruan ketika bekerja mendapat penghasilan yang tidak kalah tingginya dari lulusan universitas.

Apalagi dibandingkan dengan mereka yang memiliki NEM yang rendah ketika tamat SMA yang kemudian memilih jurusan di universitas dengan mata kuliah yang sangat umum. Di Australia, sama seperti juga di negara lain, kecenderungan untuk masuk ke universitas masih lebih tinggi dibandingkan untuk masuk ke sekolah kejuruan.

Padahal masa kuliah di universitas lebih lama, dan kadang mahasiswa kemudian memiliki utang untuk membayar uang kuliah lebih banyak dibandingkan sekolah kejuruan yang masa sekolahnya lebih pendek. Bagaimana pengalaman beberapa warga Australia dan Indonesia yang sedang bekerja di Australia saat ini.

Sekolah kejuruan di Australia pada umumnya dikenal dengan nama TAFE dengan kepanjangan Technical and Further Education (Pendidikan Teknik dan Lanjutan). Kursus di TAFE ini ada yang berlangsung selama beberapa bulan sampai maksimal dua tahun.

Baca juga: Kursi Pemimpin IMF Kosong, Muncul Upaya Hapus Batasan Usia Jadi Persyaratan

Liam Millis seorang pemuda 19 tahun asal Sydney tahun lalu pada awalnya memutuskan masuk ke universitas, namun kemudian beralih ke TAFE mengambil jurusan pengembangan web. Menurutnya, jurusan yang ia tekuni membutuhkan lebih banyak praktek dibandingkan pengajaran teori di universitas.

"Saya lebih senang praktek. Jadi duduk di kelas kurang cocok untuk saya. Saya lebih suka bekerja di depan komputer." kata Liam.

Liam mengatakan pada awalnya dia mengira ke universitas adalah satu-satunya jalan untuk mendapatkan kerja yang bagus dan gaji tinggi.

"Keputusan masuk universitas itu sebenarnya hanya ikut-ikutan karena kebanyakan teman yang melakukannya," kata Liam.

"Dari SMA saya tahunya setelah lulus harus kuliah. Tapi ketika mulai kuliah, saya sadar apa yang sebenarnya saya inginkan." kata Liam menjelaskan mengapa dia memilih sekolah kejuruan di TAFE.

Mengambil sekolah kejuruan sebagai langkah pertama dan alternatif selain masuk universitas seperti yang dilakukan oleh Hilman Eka Pramudiarta asal Jakarta yang sudah tinggal di Melbourne, Australia sejak 11 tahun yang lalu.

Hilman sekarang sedang menempuh pendidikan S1 Keperawatan di Universitas Katolik Australia, namun pemuda berusia 24 tahun ini sudah memiliki sertifikat TAFE Diploma Keperawatan karena ingin dapat bekerja sembari kuliah.

"Saya memilih jalur ini supaya bisa menghubungkan dunia kerja dengan belajar di bidang yang saya pilih," kata Hilman.

Baca juga: Iran Usaha Redenominasi Mata Uang, 4 Angka Nol Dihapuskan

"Sebelum mengambil diploma keperawatan, saya menyelesaikan Sertifikat III Perawatan Lanjut Usia yang menjadi titik awal karir saya di bidang kesehatan."

Berkat sertifikat TAFE ini, ia dapat bekerja lepas di Agen Perawatan Belmore dan di sebuah panti lansia di Sunbury, masing-masing 14 dan 42 km dari kota Melbourne.

Menurut Hilman, universitas dan TAFE sama-sama baik tergantung tujuan. Perbedaannya terdapat di waktu penyelesaian dan tingkat kesulitan keduanya.

"Keduanya efektif dengan caranya masing-masing. Kalau mau langsung bekerja, TAFE bagus karena pada umumnya kursus ini lebih cepat dan mudah diselesaikan menurut pengalaman saya," jelasnya.

"Sedangkan kalau universitas memerlukan komitmen akademis lebih dibandingkan TAFE. Namun, universitas menawarkan jalur yang tidak ditawarkan TAFE."

"Sama halnya dengan struktur pendidikan TAFE yang tidak ditawarkan universitas," ungkapnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: