Pantau Flash
Sean Connery, Pemeran James Bond Meninggal di Usia 90
Milenial Jangan Dimanja Tuai Pro dan Kontra, Megawati Santai
Jakarta sebagai Kota Terbaik Dunia dalam STA 2021, Anies: Alhamdulillah
Presiden Jokowi Kecam Pernyataan Emmanuel Macron yang Hina Islam
1 Tahun Pengabdian, Mendes PDTT Peroleh Penghargaan IPB

Peruri Akan Perluas Produk Digital, Komisi XI DPR Pertanyakan Strukturnya

Peruri Akan Perluas Produk Digital, Komisi XI DPR Pertanyakan Strukturnya Gedung Peruri. (Foto: Dok. Peruri)

Pantau.com - Penguatan produk digital dari BUMN Perum Peruri perlu dilengkapi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam rangka mengembangkan kinerja dari BUMN percetakan tersebut.

"Di era digital sekarang ini, produk digital memang harus lebih diperkuat," ujar Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Komisi XI DPR RI telah melakukan kunjungan kerja spesifik ke kantor Percetakan Uang Indonesia (Peruri) di Karawang Jawa Barat. Ia mengemukakan, bisnis utama Peruri adalah mencetak uang atas permintaan BI, sehingga mengakibatkan kinerja Peruri yang fluktuatif.

Baca juga: Ahok Semprot Peruri, Dahlan Iskan: Ini Transaksi Bisnis Biasa

Kontribusi bisnis pencetakan uang di Peruri sekitar 60-70 persen dibanding bisnis lain. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) no 6 tahun 2019 tentang pengaturan penugasan, dinyatakan bahwa Pemerintah dapat memberikan penugasan lain kepada perusahaan dengan tetap memperhatikan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha perusahaan.

"PP ini menjadi dasar hukum pengembangan usaha Peruri ke produk digital yang sedang digalakan pada saat ini," paparnya dan menambahkan bahwa saat ini, tercatat Peruri memiliki tiga produk digital yaitu Peruri Code, Peruri Sign dan Peruri Trust.

Pengembangan ke produk digital ini, menurut Anis, perlu diselaraskan dengan kesiapan SDM. Saat ini, ketersediaan SDM di bidang digital business dan ICT hanya sebanyak 54 orang.

Baca juga: Ahok Meradang Perum Peruri Minta Uang Rp500 Miliar ke Pertamina

Selebihnya, SDM di sektor bisnis utama uang RI sebanyak 1477 orang, SDM di sektor bisnis utama produk non uang sebanyak 587 orang, dan SDM untuk  dukungan produksi sebanyak 125 orang. "Jika Peruri akan memperluas produk digital, apakah tidak sebaiknya Peruri merubah komposisi struktur ini?" tanya Anis.

Anis juga memberikan apresiasi kepada direksi Peruri yang pada tahun 2020 ini menyabet tiga penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2020. 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: