Pantau Flash
Persib Bandung Perpanjang Kontrak Omid Nazari Satu Musim
Hafiz/Gloria Rebut Tiket Final Thailand Masters 2020
43 Narapidana Terima Remisi Imlek pada Tahun 2020
Trump Naikkan Tarif Produk Turunan Baja dan Alumunium Beberapa Negara
Winger Chelsea Gabung Inter Milan dengan Status Pinjaman

Perusahaan Perjalanan Inggris Thomas Cook Resmi Menyatakan Bangkrut

Headline
Perusahaan Perjalanan Inggris Thomas Cook Resmi Menyatakan Bangkrut Pesawat Thomas Cook (Foto: Reuters)

Pantau.com - Thomas Cook (TCG.L), biro perjalanan tertua di dunia, akhirnya ditanyakan koleps pada Senin (23/9/219). Keputusan ini membuat ratusan ribu wisatawan yang berlibur di seluruh dunia kehilangan rekomendasi jasa travel.

Kepala Eksekutif Peter Fankhauser mengatakan menyesal karena perusahaan ini gulung tikar setelah gagal mengamankan para pemberi pinjaman.

Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) mengatakan Thomas Cook sekarang telah berhenti berdagang dan regulator serta pemerintah akan bekerja sama untuk membawa lebih dari 150.000 pelanggan Inggris pulang selama dua minggu ke depan.

Baca juga: Dinilai Tak Berharga, China Justru Berencana Beli Bisnis Thomas Cook

"Saya ingin meminta maaf kepada jutaan pelanggan kami, dan ribuan karyawan, pemasok, dan mitra yang telah mendukung kami selama bertahun-tahun," kata Fankhauser dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada dini hari Senin (23/9/2019).

"Ini adalah penyesalan yang mendalam kepada saya dan anggota dewan lainnya bahwa kami tidak berhasil," tulisnya lagi yang dikutip Reuters.

Pemerintah dan regulator penerbangan mengatakan bahwa karena skala situasi beberapa gangguan tidak dapat dihindari. "Thomas Cook telah menghentikan perdagangan sehingga semua penerbangan Thomas Cook sekarang dibatalkan," kata CAA.

Baca juga: Terlilit Utang dan Belum Temukan Solusi, Thomas Cook Bisa 'Gulung Tikar'

Kehancuran Thomas Cook menandai berakhirnya salah satu perusahaan tertua di Inggris yang memulai kehidupannya pada tahun 1841 menjalankan perjalanan kereta api lokal sebelum selamat dari dua perang dunia untuk merintis paket liburan pertama di Eropa dan kemudian lebih jauh.

Perusahaan ini sekarang mengelola hotel, resor, dan maskapai penerbangan untuk 19 juta orang per tahun di 16 negara. Saat ini memiliki 600.000 orang di luar negeri, memaksa pemerintah dan perusahaan asuransi untuk mengoordinasikan operasi penyelamatan besar.

Lumpuh oleh utang 1,7 miliar pound, Thomas Cook telah dilanda persaingan online, pasar perjalanan yang berubah, dan peristiwa geopolitik. Gelombang panas Eropa tahun lalu juga menghantam perusahaan karena pelanggan menunda pemesanan menit terakhir.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: