Pantau Flash
Rano Karno Terima Uang Rp1,5 Miliar dari Tubagus Chaeri Wardana?
Mahathir Mohamad Mundur Sebagai Perdana Menteri Malaysia
WNI di Diamond Princess: Pak Jokowi, Jangan Biarkan Kami Mati Perlahan
Asap Tebal Selimuti Gedung DPR RI
Melonjak Rp5.000, Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi

Perusahaan yang Bangkrut Tapi Kembali Berjaya, Nomor 3 Jadi Legenda

Headline
Perusahaan yang Bangkrut Tapi Kembali Berjaya, Nomor 3 Jadi Legenda Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com -  Tak ada bisnis yang tak berisiko bahwakan untuk bisnis yang sudah mendunia sekalipun. Jika baru-baru saham facebook dan twitter yang sedang digoncang penurunan saham, jauh sebelum dua perusahaan media sosial itu ada deretan perusahaan yang nyaris bangkrut.

Baca juga: Camilan Semua Generasi, Snack Taro Bangkrut ?

Tapi beberapa diantara mereka rupanya mampu bertahan dan justru semakin berkembang. Berikut Pantau.com rangkum;

1. Japan Airlines atau JAL


Japan airlines (Foto: Pixabay)

Salah satu perusahaan maskapai ternama asal jepang yaitu JAL pernah mengalami pailit atau gulung tikar di tahun 2010 silam.

Kebangkrutan itu disebut sebagai kegagalan terbesar bagi perusahaan sekelas JAL yang telah memiliki pengalaman dalam dunia penerbangan selama bertahun-tahun. Saat itu, JAL telah menyerahkan sebuah berkas tentang perlindungan kebangkrutan pada pemerintahan Jepang. 

Baca juga: Jangan Salah Arti, Singkatan BPJS di Olshop Ini Nyindir Banget

Namun, bak diterpa angin segar, JAL akhirnya mulai menemukan kekuatannya kembali di tahun 2012 dimana mereka mampu memperoleh keuntungan sebesar 2,3 miliar dolar Amerika sehingga masa sulit itu pun telah berlalu.

Tapi tak ada jika tak ada asap, kebangkitan juga dipengaruhi oleh naiknya nilai tukar dari mata uang Yen terhadap euro dan dolar. Dimana JAL mencoba untuk menggunakan berbagai strategi seperti pemotongan anggaran dan caranya adalah meminjamkan pilot JAL pada maskapai penerbangan yang lain serta mencoba untuk mengurangi kuota penerbangan pada rute yang dinilai kurang menguntungkan.

2. Apple Inc


Iphone (Foto: Pixabay)

Siapa sangka perusahan yang menjual smartphone mahal ini juga sempat mengalami masa-masa sulit. Dibangun tahun 1977, Apple Inc juga pernah mengalami kebangkrutan karena produknya mengalami kegagalan di pasaran sejak munculnya windows sebagai sistem teknologi canggih.

Baca juga: Waduh! Generasi Millennials Australia Terancam Melarat di Masa Pensiun

Bahkan karena hal itu, Steve Jobs hengkang dari perusahaan itu dan mendirikan perusahaan miliknya sendiri bernama Next Inc. Namun Nxt Inc digabungkan dengan Apple dan Jobs akhirnya ditunjuk sebagai CEO. Sejak kembalinya Jobs itulah Apple mampu bangkit dan langsung menguasai pasar komputer maupun gadget di dunia hingga kini.


3. Koran Sinar Harapan


Ilustrasi (Foto: Instagram)

Sinar Harapan terbit perdana pada tanggal 27 April 1961. Sebagai koran yang kerap menggaungkan kebebasan pres, membuat SH dibredel dijaman kepemimpinan Soeharto berkali-kali. Namun seakan mendapatkan nyawanya kembali koran ini pun kembali menorehkan tintanya di tanggal 02 Juli 2001 oleh H.G. Rorimpandey dan Aristides Katoppo di bawah naungan PT. Sinar Harapan Persada.

Baca juga: Begini Cara Jepang Bangun Perekonomian Pasca Gempa dan Tsunami Dahsyat 2011

Namun seiring perkembangan media online, koran ini akhirnya tutup kembali di akhir tahun 2015. Banyak pihak yang menyayangkan koran yang memiliki idealis ini tutup.


Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: