Pantau Flash
Warga Padang Dilarang Keluar Malam dari Pukul 22.00-06.00 WIB
Kota Tegal Resmi Karantina Wilayah
Olahraga Indonesia Fokus Menangani COVID-19
Pemprov Jabar Resmi Keluarkan Maklumat Larangan Mudik dan Piknik
DKI Jakarta Stop Operasional Bus Antarkota dan Provinsi

PLN Berikan Kompensasi Listik Padam, Ini Cara Hitungnya

Headline
PLN Berikan Kompensasi Listik Padam, Ini Cara Hitungnya Hitungan kompensasi layanan mutu PLN (Foto: Instagram/pln.id)

Pantau.com - Buat kalian warga yang terdampak listrik mati pada Minggu (4 Agustus 2019) bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, sesuai aturan kalian bisa mendapatkan kompensasi. 

Dalam hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017. PLN wajib memberikan kompensasi atau pengurangan tagihan listrik kepada Konsumen apabila realisasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) tenaga listrik melebihi 10 persen di atas besaran TMP yang ditetapkan.

Baca juga: 5 Perubahan Energi Jika Mobil Listrik Siap Mengaspal di Indonesia

Dalam keteranganya, PLN akan memberikan kompensasi dalam bentuk non tunai, dimana hukum dan peraturannya mengacu kepada Permen ESDM No. 27 tahun 2017. Caranya dengan memberikan kompensasi berupa pengurangan tagihan listrik yang harus dibayar di Bulan Berikutnya. 

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment. 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen Non Adjustment.

Baca juga: Bos Amazon Pepet Terus Orang Terkaya di India, Persaingan Bisniskah?

Sementara untuk pelanggan prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan membeli token berikutnya (prabayar).

Namun tak sedikit netizen yang mempertanyakan hitungan atau bukti kompensasi jika melakukan pembelian dengan listrik token.

 

"Min kl beli di konter pulsa kan ga ad struk ky di Indo or alfa,,yg tertera seperti di struk diatas.. jadi bagaimana bisa mendapat kompensasinya??," tulis akun awaliafehi.


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: