Pantau Flash
Unjuk Rasa di AS Ricuh, 2 Warga Sipil Tewas, Toko Dijarah
Catat Rekor Kasus Baru Korona, Brazil Kawasan Terparah COVID-19
Gitaris Band Legendaris 'KISS', Bob Kulick Meninggal Dunia
Klub Sepakbola La Liga Spanyol Latihan Penuh Mulai 1 Juni 2020
Denda Akibat Pelanggaran PSBB di DKI Jakarta Sentuh Rp600 Juta

PLN Berikan Kompensasi Listik Padam, Ini Cara Hitungnya

Headline
PLN Berikan Kompensasi Listik Padam, Ini Cara Hitungnya Hitungan kompensasi layanan mutu PLN (Foto: Instagram/pln.id)

Pantau.com - Buat kalian warga yang terdampak listrik mati pada Minggu (4 Agustus 2019) bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, sesuai aturan kalian bisa mendapatkan kompensasi. 

Dalam hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017. PLN wajib memberikan kompensasi atau pengurangan tagihan listrik kepada Konsumen apabila realisasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) tenaga listrik melebihi 10 persen di atas besaran TMP yang ditetapkan.

Baca juga: 5 Perubahan Energi Jika Mobil Listrik Siap Mengaspal di Indonesia

Dalam keteranganya, PLN akan memberikan kompensasi dalam bentuk non tunai, dimana hukum dan peraturannya mengacu kepada Permen ESDM No. 27 tahun 2017. Caranya dengan memberikan kompensasi berupa pengurangan tagihan listrik yang harus dibayar di Bulan Berikutnya. 

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment. 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen Non Adjustment.

Baca juga: Bos Amazon Pepet Terus Orang Terkaya di India, Persaingan Bisniskah?

Sementara untuk pelanggan prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan membeli token berikutnya (prabayar).

Namun tak sedikit netizen yang mempertanyakan hitungan atau bukti kompensasi jika melakukan pembelian dengan listrik token.

 

"Min kl beli di konter pulsa kan ga ad struk ky di Indo or alfa,,yg tertera seperti di struk diatas.. jadi bagaimana bisa mendapat kompensasinya??," tulis akun awaliafehi.


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: