Pantau Flash
Update Korona 10 April: 282 Sembuh, 306 Meninggal, dan 3.512 Positif
Formula E Tunda Pengenalan Mobil Baru hingga Musim 2021/2022
6 Direktur Barcelona Mundur Imbas Konflik Internal
Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Mencapai 3.000 Meter
Kasus Positif Korona Jakarta Capai 1.719: 155 Meninggal dan 82 Sembuh

Potensi Hemat PLTU Jawa 8 Capai Rp 1 Triliun

Headline
Potensi Hemat PLTU Jawa 8 Capai Rp 1 Triliun PLTU Jawa 8. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Untuk menggenjot pertumbuhan investasi di Indonesia, PLN telah operasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi II (PLTU Jawa 8) dengan kapasitas 1000 Mega Watt (MW) yang berlokasi di Desa Karangkandri, Slarang dan Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

PLTU yang telah COD (Commercial Operation Date) pada akhir 2019 tersebut merupakan bagian dari proyek 35.000 MW, dengan pengoperasian yang lebih cepat dari target, juga menggunakan teknologi boiler USC (Ultra Super Critical) sehingga menciptakan potensi penghematan biaya operasi PLN sebesar kurang lebih Rp 1 triliun.

"Sama seperti PLTU Jawa 7, PLTU Jawa 8 ini juga menggunakan teknologi USC yang ramah lingkungan dan akan meningkatkan efisiensi pembangkit hingga dapat menghemat biaya operasi. PLN melaporkan penghematannya hingga Rp 1 triliun," tulis Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM.

Baca juga: PLTU Terbesar di Indonesia Telah Resmi Dioperasikan

Dari total kapasitas 1000 MW, 55 MW akan dipakai untuk menggerakan mesin di PLTU tersebut, sehingga kapasitas yang dialirkan ke pelanggan PLN sebesar 945 MW.

Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Madura dan Bali, Haryanto W.S. dalam keterangan persnya mengungkapkan bahwa pembangunan PLTU ini berhasil lebih cepat 8 (delapan) bulan dari target awal operasional yaitu Agustus 2020, ini menunjukkan pasokan listrik PLN semakin aman dan andal, juga siap untuk mendorong pembangunan investasi Indonesia.

PLTU Jawa 8 memiliki nilai investasi sebesar USD 1.4 Milyar atau 19 triliun rupiah, pembangunan pembangkit besar ini berhasil menyerap 4.200 tenaga kerja dan akan menyuplai listrik bagi sekitar 1.050.000 pelanggan rumah tangga 900 VA.

Baca juga: Kampanye Antipolusi, Korsel Tutup 10 PLTU

Secara keseluruhan terdapat empat investasi energi kelistrikan PLTU di Cilacap, meliputi PLTU Adipala dengan kapasitas 660 MW, PLTU Cilacap 1 dan 2 kapasitas 2x300 MW, PLTU Cilacap Ekspansi 1 kapasitas 1x660 MW, dan PLTU Cilacap 2 kapasitas 1x1000 MW.

Tenaga kerja yang diserap untuk mengoperasikan lima PLTU dengan total kapasitas 2.920 MW yang ada di Cilacap adalah sekitar 6.000 orang yang tentunya ini akan mendorong tumbuhnya ekonomi di Cilacap.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: