Pantau Flash
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diperingatkan untuk Selamatkan Diri
Bus PO Sudiro Tungga Jaya Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo
Pemkab Garut Salurkan Bantuan Uang untuk Rumah Terendam Banjir
Disiplin Prokes Masih Jadi Satu Cara Cegah Varian COVID-19
Polri Terbitkan Perpol Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK

Presiden Jokowi Berkeinginan Ada 'Silicon Valley' di Ibu Kota Baru

Headline
Presiden Jokowi Berkeinginan Ada 'Silicon Valley' di Ibu Kota Baru Ilustrasi Ibu Kota Baru (Foto: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo memiliki harapan tinggi agar Ibu Kota baru di Kalimantan Timur memiliki pusat inovasi, riset, dan teknologi kelas dunia seperti di Silicon Valley, Amerika Serikat.

Rencananya, salah satu kluster di Ibu Kota negara baru yang terletak di antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara akan dibangun sebuah pusat inovasi bergengsi bagi kalangan masyarakat.

"Kira-kira kalau bayangan kita itu kurang lebih kayak kalau di Amerika ada Silicon Valley, kurang lebih kayak itu," ujar Jokowi di Kalimantan Timur ketika berdialog bersama para tokoh masyarakat, adat, dan agama, Selasa (17/12/2019).

Baca juga: Presiden Jokowi Akan Sediakan Lahan untuk Kebun Bibit di Ibu Kota Baru

Selain kluster untuk riset dan teknologi, Ibu Kota baru nantinya akan dibangun kluster-kluster lainnya, yaitu kluster pemerintahan, kluster pendidikan, dan kluster kesehatan. Bahkan Ibu Kota baru dipastikan tidak ada kluster untuk industri atau pabrik.

"Jadi tidak ada yang namanya pindah ibu kota nanti di ibu kota ada pabriknya seperti kanan kiri Jakarta. Mungkin ada tambahan satu nanti financial center, pusat keuangan. Mungkin, itu kemarin masih kita hitung," papar Jokowi.

Untuk klaster pendidikan, Jokowi ingin agar universitas yang ada merupakan universitas kelas dunia. Untuk membangun klaster pendidikan tersebut, ia berharap ada kerja sama dengan universitas atau perguruan tinggi lokal. "Nanti kluster pendidikan ini kita harapkan ada sebuah kerja sama universitas, atau institut, atau perguruan tinggi di lokal yang akan kita nanti carikan partner karena memang yang ingin kita bangun di sini," katanya.

Baca juga: Suplai Listrik Ibu Kota Baru Butuh Tambahan Kapasitas Pembangkit 1.555 MW

"Nanti adalah memang universitas yang kelasnya dunia dan tidak hanya satu. Mohon maaf tidak hanya satu. Bisa dua, bisa tiga, bisa empat, bisa lima," ungkapnya.

Demikian juga dengan kluster kesehatan, Jokowi ingin agar nantinya dibangun rumah sakit kelas dunia. Menurutnya, kawasan Ibu Kota baru nantinya akan dirancang sebagai kawasan yang bersih dengan penggunaan mobil pribadi yang sedikit.

"Pertama memang di situ nanti tidak banyak mobil, tapi yang banyak adalah orang berjalan kaki. Kalau orang tidak suka berjalan kaki, yang kedua adalah orang naik sepeda. Kalau enggak mau naik sepeda, harus mau naik transportasi umum," tukasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: