Pantau Flash
Sean Connery, Pemeran James Bond Meninggal di Usia 90
Milenial Jangan Dimanja Tuai Pro dan Kontra, Megawati Santai
Jakarta sebagai Kota Terbaik Dunia dalam STA 2021, Anies: Alhamdulillah
Presiden Jokowi Kecam Pernyataan Emmanuel Macron yang Hina Islam
1 Tahun Pengabdian, Mendes PDTT Peroleh Penghargaan IPB

Presiden Jokowi Ingin Pengembangan Pelabuhan Utama Terkoneksi

Presiden Jokowi Ingin Pengembangan Pelabuhan Utama Terkoneksi Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (15/9/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan pengembangan dan pembangunan pelabuhan utama di tanah air terkonsolidasi dan terkoneksi satu sama lain sehingga dapat saling melengkapi, menunjang dan mengisi.

“Saya ingin mengingatkan agar strategi besar, arah pengembangan pelabuhan utama kita yang kita miliki, termasuk Patimban, Tanjung Priok, dan 28 pelabuhan utama lainnya betul-betul terkonsolidasi,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pengantar pada Rapat Terbatas “Percepatan Proyek Strategis Nasional Patimban“, di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Kemenhub: Kemendag Berperan Dominan Isi Muatan Balik Tol Laut

Ia mengatakan pembangunan yang terkonsolidasi antara pelabuhan utama akan menghasilkan arah pengembangan yang konkret dan jelas. Dengan begitu, masing-masing pelabuhan utama akan memiliki peran sekaligus memiliki segmen yang saling komplementer dan saling mengisi.

“Sehingga arah ke depan konkret dan jelas, punya segmen saling komlpementer, saling mengisi,” katanya.

Hal itu, kata Presiden, akan berdampak luas terutama dari sisi kemanfaatan pelabuhan untuk mempercepat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya.

Baca juga: Demi Maksimalkan Tol Laut, Pemerintah Diminta Kembangkan Pelabuhan 'Feeder'

“Ke depan mempercepat pertumbuhan sentra-sentra ekonomi regional, juga memberikan kecepatan pelayanan di bidang logistik, membuat produk ekspor semakin efisien dan kompetitif,” tuturnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden juga menyampaikan bahwa Pantai Utara Jawa sudah tersambungkan dengan jalan tol sehingga harus menjadi super koridor ekonomi ditunjang dengan pengembangan infrastruktur pelabuhan utama.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: