Presiden: Kita Semua Baik Tapi Enggak Bisa Lari Cepat (5/1/2018, 19.30)

Presiden Joko Widodo. (setkab)Presiden Joko Widodo. (setkab)

Pantau.com Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar Rapat Terbatas (Ratas) dengan agenda “Peningkatan Investasi dan Perdagangan.” Nah, dalam menyampaikan kata pengantar Ratas yang Pantau.com kutip dari laman Setkab.co.id, Presiden kembali mengingatkan bahwa kepercayaan internasional terhadap Indonesia semakin baik, semakin meningkat. 

Hal dimaksud, ditunjukkan dengan peringkat Ease of Doing Business (EoDB) dari 120 pada 2014 sekarang meloncat ke angka 72. Begitu juga dengan rating untuk investment grade, menurut Presiden, juga sudah diberikan Standard & Poor’s, kemudian disusul penilaian Fitch Ratings terakhir juga memberikan peringkat triple B (BBB).

Karenanya, Presiden meminta semua pihak terkait jangan sampai kehilangan momentum. Presiden ingin lebih fokus dan konsentrasi pada investasi. Kemudian yang kedua, ekspor perdagangan luar negeri, baik di bidang industri, ESDM, kesehatan, pendidikan, industri pertahanan, pertanian, kelautan dan perikanan.

“Semuanya harus satu garis, satu arah, sehingga problem-problem yang dihadapi di lapangan itu betul-betul bisa ditangani dengan baik,” tegas Presiden. Presiden Jokowi mengibaratkan Indonesia ini diibaratkan orang sakit yang baik semuanya, kolesterol baik, jantung baik, paru-paru baik, darah tinggi juga tidak ada, tapi kok enggak bisa lari cepat.

“Problemnya harus dicari. Enggak perlu obat, tapi problemnya harus dicari di sebelah mana,” kata Presiden.

Tim Pantau
Sumber Berita
Setkab
Editor
Widji Ananta