Pantau Flash
KKP Lumpuhkan Dua Kapal Berbendera Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna
Ribuan Pekerja di DKI Jakarta Terkena PHK Akibat Pandemi Virus Korona
Kecelakaan di Tol Jagorawi, Wakil Jaksa Agung Dr Arminsyah Meninggal Dunia
Update COVID-19 di Indonesia 4 April: Korban Positif Tembus 2 Ribu Orang
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Capai 519 Orang

Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang

Headline
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang Kone Iron Man (Foto: Instagram/Hyundai_robycars)

Pantau.com - Menteri Kedutaan Besar Korea Selatan Jeon Joyoung menjelaskan perusahaan otomotif Hyundai Motor Company telah menerima rencana Indonesia yang akan mengembangkan penggunaan kendaraan beremisi rendah, termasuk mobil listrik.

Menteri Joyoung memaparkan bahwa realisasi investasi Hyundai di Indonesia menunggu pada penyediaan fasilitas dan infrastruktur penunjang mobil listrik yang akan dilakukan bersama Pemerintah dan pelaku usaha di Indonesia.

"Hyundai menerima inisiatif Indonesia untuk mengembangkan mobil listrik, ini akan memakan waktu. Akan tetapi ada sejumlah infrastruktur yang harus disediakan, tetapi sekarang kami akan kembangkan fasilitas itu dengan pihak Indonesia," kata Menteri Joyoung, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Raup Ratusan Miliar, Pajak Atta Halilintar Bisa Buat Beli Rumah Mewah

Ia menjelaskan pada semester kedua tahun ini, perusahaan otomotif asal Korea Selatan tersebut akan mengumumkan rencana investasinya di Indonesia, yakni pembangunan pabrik mobil di Karawang, Jawa Barat.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan Hyundai Motor Company akan membangun pabrik mobil listrik di Karawang, Jawa Barat, senilai sekitar satu miliar dolar AS atau setara Rp14 triliun dengan kurs Rp14.000/dolar AS.

Menurut Luhut, nantinya penandatangan kesepakatan investasi akan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Baca juga: Iran Usaha Redenominasi Mata Uang, 4 Angka Nol Dihapuskan

Produsen mobil terbesar di Negeri Ginseng itu disebut Luhut akan membangun pabrik mobil listrik yang semua proses perakitannya akan dilakukan di Tanah Air.

Investasi satu miliar dolar AS akan digelontorkan secara bertahap untuk pembangunan pabrik di Karawang.

Namun, ia belum bisa memastikan kapan peletakan batu pertama proyek tersebut bisa dilakukan. Yang pasti, saat ini pemerintah tengah mendorong agar ada percepatan penyelesaian perizinan investasinya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: