Prof.Hikmahanto Peringatkan Efek Penutupan Pemerintah Federal Amerika

Presiden Jokowi ketika bertemu Presiden Trump pada sebuah kesempatan. (dok.setkab)Presiden Jokowi ketika bertemu Presiden Trump pada sebuah kesempatan. (dok.setkab)

Pantau.com Genap satu tahun Donald Trump dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat, pemerintahan Amerika mengalami shutdown atau tutup pada Sabtu (21/1/2018). Penutupan lantaran tidak tercapainya kesepakatan dalam pembahasan rencana anggaran federal Amerika antara Partai Reepublik dan Partai Demokrat di senat setempat.

Alhasil, terhitung sejak Sabtu dini hari (20/1/2018) waktu setempat atau Sabtu siang waktu Indonesia, pemerintahan federal Amerika shutdown. Penghentian perpanjangan pendanaan memaksa ratusan ribu staf setempat mengambil cuti. Tak ayal, layanan taman nasional dan monumen ditutup meski demikian, layanan esensial tetap berjalan. 

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof.Hikmahanto Juwana mengatakan penutupan pemerintah federal Amerika tidak akan berdampak langsung bagi Indonesia. “Tidak ada dampak ke Indonesia kecuali bila yang terjadi shutdown ini berminggu-minggu,” kata Hikmahanto ketika dihubungi Pantau.com, Minggu (20/1/2018).

Menurut Hikmahanto, kelanjutan kabar penutupan pemerintahan Amerika, bakal terbit pada Senin ketika kongres mengelar sidang. “Sehingga tidak perlu khawatir akan terjadi efek ke Indonesia,” lanjutnya. Meski demikian dia menyampaikan, perlu dilihat kembali adanya kemungkinan impeachment. 

Di sisi lain risiko penutupan pemerintah mendorong emas berjangka lebih tinggi, yang sempat mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB, 20/1/2018), dipicu risiko-risiko penutupan pemerintahan Amerika Serikat. Tercatat kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, naik US$5,9 atau 0,44%, menjadi ditutup pada US$1.333,10 per ounce.

Sementara itu Fitc Ratings, lembaga pemeringkat internasional, pada Jumat (19/1/2018) menyatakan  peringkat utang teratas AAA untuk Amerika Serikat, tidak akan terpengaruh secara langsung oleh kemungkinan penutupan pemerintahan federal. “Penutupan sebagian pemerintah federal telah terjadi di masa lalu dan penghentian ini tidak berdampak langsung pada peringkat utang AAA/Stabil,” kata Fitch dalam sebuah pernyataan.

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti
Penulis
Martina Prianti