Pantau Flash
Paspor WNI Eks ISIS Akan Diblokir Pemerintah
Bappenas Sebut Ekonomi Indonesia 2021 Tergantung Donald Trump
Dua dari Tiga Pasien yang Dirawat RSHS Bandung Dinyatakan Negatif Korona
Menlu Retno Hadiri Pertemuan Tingkat Tinggi Sidang Dewan HAM PBB
Omnibus Law Diklaim Kurangi Tumpang Tindih Aturan di Sektor Pertambangan

Proyek Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Terhambat Kabel Sutet

Proyek Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Terhambat Kabel Sutet Pembangunan tol layang Jakrta-Cikampek (Foto: Dok Jasamarga)

Pantau.com - Progres pembangunan ruas jalan tol Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated telah mencapai 94,5 persen. Meski begitu, proses penyelesaian proyek ini terhambat adanya kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di Kilometer 17, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Tersisa empat box girder yang belum terpasang karena terkendala sutet," kata Pimpinan Proyek Tol Japek Elevated, Suchandra Hutabarat di Bekasi, Jumat (30/8/2019).

Baca juga: Pengelola Tol Cipali Berharap Pembangunan Tol Cikampek Segera Rampung

Kabel Sutet itu melintang di atas jalan tol dari bagian selatan menuju ke utara. Menurut dia, pemasangan sisa girder ini menunggu pihak PT PLN meninggikan kabel sutet yang menggantung dari tiang satu ke tiang lain.

Meski demikian kabel sutet tersebut tidak bisa serta merta langsung ditinggikan sebab di titik yang sama ada konstruksi jalur Lintas Rel Terpadu atau disingkat LRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Posisi kedua proyek ini sama tinggi karena menggunakan konstruksi layang. Karena itu, peninggian kabel sutet masih menunggu desain dari LRT maupun Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Suchandra berharap kendala tersebut segera diatasi mengingat target Tol Japek Elevated selesai pada akhir September 2019. "Jadi, mudik natal dan tahun baru bisa dipakai," kata dia.

Baca juga: 9 Ruas Jalan Tol Siap Digilas Mobilmu di Akhir Tahun 2019, Cek!

Proyek tol Japek Elevated ini dimulai pada tahun 2017. Panjangnya 37,5 kilometer membentang dari Cikunir (Kota Bekasi) sampai ke Karawang Barat. PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) sebagai anak usaha PT Jasa Marga ini berinvestasi hingga Rp13 triliun untuk proyek ini.

Jalan tol ini bisa dipakai untuk kendaraan dari Jakarta yang menuju ke Karawang Timur atau sebaliknya sehingga bisa mengurangi beban kendaraan di jalan tol Japek pertama yang berada di bawahnya.(KR-PRA).

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Ekonomi

Berita Terkait: