Rayakan Libur Imlek, KAI Tambah Jumlah Layanan Kereta

Kereta api KAI. (Pantau.com/Fery Heryadi)Kereta api KAI. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengoperasikan delapan kereta api Tambahan selama Libur Imlek dan akhir pekan panjang.

Senior Manajer Humas KAI Daop 1, Edy Kuswoyo mengatakan, ditambahnya layanan kereta tersebut untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang selama libur imlek.

“PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 53 KA (kereta api) reguler, yang terdiri 28 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Gambir dan 25 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Pasar Senen, serta delapan KA Tambahan yang berangkat dari Stasiun Gambir,” kata Edy, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Ia menyampaikan, kereta tambahan tersebut terdiri dari empat KA Argo Parahyangan tujuan Bandung, KA Argo Dwipangga Fakultatif dan KA Argo Lawu Fakultatif tujuan Solo, KA Argo Jati Tambahan, dan KA Cirebon Ekspres Fakultatif tujuan Cirebon.

Disiapkan tempat duduk sebanyak 30.948 untuk KA reguler yang dibagi menjadi 18.452 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, dan 12.496 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Gambir. “KA tambahan (dengan) sebanyak 3.440 tempat duduk,” imbuhnya. 

Edy menyampaikan, total volume penumpang pemberangkatan dari Jakarta dari Rabu-Minggu (14-18 Februari) sebanyak 124.449 penumpang dengan rincian 71.488 penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 52.961 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Gambir.

Jumlah tersebut, meningkat 13,5 persen jika dibandingkan dengan total volume penumpang pada libur Tahun Baru Imlek 2017 dengan periode yang sama sebanyak 109.578 penumpang.

Sedangkan volume tertinggi pemberangkatan terjadi pada hari Kamis 15 Februari 2018 sejumlah 18.314 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen, atau menurun 1,2 persen dibandingkan dengan 2017 sebanyak 18.535 penumpang.

Keberangkatan dari Stasiun Gambir pada tahun ini mencapai sebanyak 15.460 penumpang atau naik 13 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 13.679 penumpang. “Data sisa tempat duduk akan selalu berubah dalam hitungan detik, dikarenakan telah menggunakan sistem online tikecting,” ujarnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Martina Prianti