Pantau Flash
Alex Marquez Juara Balapan Virtual MotoGP Seri Pertama
Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan di DKI Jakarta
Musisi Country 90-an, Joe Diffie Meninggal Dunia Akibat Korona
Pakar Geologi: Waspadai Pergerakan Patahan Selatan Pulau Sulawesi
Kementan-Kemendag Satu Suara Soal Relaksasi Bawang Putih dan Bombai

Reaksi Netizen Soal Usulan Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

Reaksi Netizen Soal Usulan Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen Tweet BPJS Kesehatan

Pantau.com - Mendengar berita soal usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan 100 persen, warganet Indonesia langsung menyusuri akun resmi twitter BPJS Kesehatan.

Seperti akun @RustamIbrahim yang meminta agar kenaikan iuran BPJS Kesehatan harus sebanding dengan peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan.

Sementara, netizen yang lain mengharapkan agar informasi tersebut tak benar, karena penghasilannya belum tentu naik. Namun, hal itu dijelaskan oleh admin BPJS Kesehatan yang menyatakan belum ada informasi soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

 

Baca juga: Sri Mulyani Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen! Kelas I Rp160.000

Sebelumnya, Sri Mulyani menjelaskan berdasarkan proyeksinya yang dilihat dari kenaikan jumlah peserta dan meningkatnya utilisasi, pada Tahun 2020 dan 2021 BPJS Kesehatan akan mengalami defisit lagi apabila menerapkan iuran rekomendasi DJSN tersebut.

Ia mengemukakan berdasarkan surat yang disampaikan oleh BPJS Kesehatan kepada Kementerian Keuangan bahwa perkiraan defisit lembaga jaminan kesehatan sosial tersebut akan mencapai Rp28,3 triliun pada Tahun 2019 dengan berbagai permasalahan yang ada saat ini. Ia bahkan menyusulkan agar iuran BPJS Kesehatan justru naik 100 persen. 

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, Kecemasan Harga Mahal Mulai Mengalir

"DJSN tadi Rp75.000 untuk kelas III dan Rp120.000 untuk kelas I, kami mengusulkan Rp110.000 untuk kelas II dan Rp160.000 untuk kelas I yang akan kita mulai pada 1 Januari 2020," jelas Sri Mulyani dalam rapat bersama Komisi IX dan Komisi XI DPR RI di gedung parlemen Senayan Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, usulan kenaikan iuran untuk peserta kelas III dari Rp25.500 menjadi Rp42.000 bisa diberlakukan. Kenaikan iuran kelas III dan dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bakal diberlakukan mulai Agustus 2019. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: