Pantau Flash
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta Jadi Rujukan COVID-19
Wali Kota Bandung Minta Warga Waspadai Klaster Keluarga COVID-19
Kota Sukabumi Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat COVID-19
Kasus Baru Positif COVID-19 di Indonesia Hampir 5.000 per 25 September
Pembayaran Klaim Asuransi Terkait COVID-19 Capai Rp216 Miliar

Sempat Turun, Harga Tomat Kembali Naik Jadi Rp 7000 per Kg

Sempat Turun, Harga Tomat Kembali Naik Jadi Rp 7000 per Kg Tomat. (Foto: Antaranews)

Pantau.com - Harga tomat lokal Lampung di pasaran kembali naik setelah sempat mengalami penurunan harga dua minggu lalu, menyusul mulai berkurang pasokan dari petani.

"Harga tomat lokal Lampung sekarang Rp7.000 per kilogram, naik Rp3.000 dari harga sebelumnya," kata Asih salah seorang pedagang di pasar Kangkung Teluk Betung, Bandarlampung, Kamis.

Menurut Asih, tomat lokal dua minggu lalu sempat mengalami penurunan harga karena pasokan melimpah.

Baca juga: Harga Cabai Tembus Rp70.553 per Kg Setara Setengah Kg Daging Sapi

"Harga tomat lokal dua minggu lalu sempat turun hingga Rp4.000 per kilogram, karena pasokan dari petani banyak akan tetapi harga saat ini berangsur naik.

Hal senada juga dikatakan oleh Yati salah seorang pedagang di pasar Kota Karang.

"Harga tomat lokal baru saja naik hari ini, kemarin sempat Rp6.000 per kilogram dari Rp4.000, sekarang naik lagi menjadi Rp7.000 per kilogram," ujar Yati salah seorang pedagang sayur di pasar Kota Karang.

Menurutnya, harga tomat lokal beranjak naik karena harga dari pemasok naik, dan pasokan sudah mulai berkurang.

"Harga awal murah karena bertepatan dengan para petani panen tomat lokal, tetapi semakin lama biasanya pasokan agak berkurang, nanti kemungkinan akan turun kalau masa panen kedua datang," katanya.

Baca juga: Wadaw! Harga Cabai di Kepri Tembus Rp95.000 per Kg, Harga Ayam Lewat


Kenaikan harga tomat lokal Lampung mendapat respons beragam dari konsumen. "Sempat kaget sewaktu ingin membeli tomat, saya kira masih harga kemarin Rp4.000 per kilogram ternyata sudah naik, jadi saya hanya membeli seperempat kilogram saja," ujar Dela salah seorang pembeli.

Menurutnya, kenaikan harga tomat lokal tidak begitu membuat warga gelisah, berbeda dengan kenaikan cabai, sebab cabai menjadi salah satu bumbu wajib bagi masyarakat Lampung dan tomat hanyalah pelengkap. Respons berbeda dikatakan oleh Azizah salah seorang konsumen.

"Saya mengkonsumsi tomat setiap harinya, kemarin saat harga tomat turun saya langsung stok untuk konsumsi rumah tangga, dan sekarang harga tomat berangsur naik jadi saya sedikit mengurangi pembelian tomat, dari awalnya bisa dua kilogram mungkin saat ini menjadi satu kilogram saja,"tukasnya.



Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: