Sentimen Dalam Negeri Positif, Investasi di Lantai Bursa Menguat

Kantor BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)Kantor BEI. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan pasar, Jumat (2/2/2018), ditutup menguat 30,36 poin atau 0,46 persen menjadi 6.628,82. Di sisi lain kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 6,83 poin (0,61 persen) menjadi 1.111,90.

Analis Binartha Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada mengatakan masih maraknya optimisme pelaku pasar saham terhadap ekonomi nasional memicu aksi beli sehingga berdampak positif pada pergerakan IHSG. “Sentimen dari dalam negeri yang cukup positif dimana ditopang oleh pergerakan rupiah yang stabil serta inflasi yang terkendali membantu penguatan IHSG,” kata Reza, Jumat (2/2/2018)

Ia menambahkan ekspektasi pasar terhadap emiten mengenai kinerjanya tahun buku 2017 yang positif, turut menjadi faktor yang menopang pergerakan IHSG pada awal Februari. “Pergerakan IHSG juga memfaktorkan berita-berita emiten terutama yang berkaitan dengan aksi korporasi dan kinerja keuangannya,” kata Reza. Reza berharap investor asing dapat lebih agresif melakukan aksi beli saham sehingga mendorong kenaikan IHSG lebih tinggi. 

Tercatat, pada akhir pekan ini (Jumat, 2/2/2018), investor asing membukukan jual bersih atau foreign net sell di pasar saham domestik, nilainya mencapai sebesar Rp778,19 miliar. Sementara itu frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 348.242 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 11,274 miliar lembar saham, senilai Rp8,767 triliun. 

Di sisi lainnya seperti dikutip laman Antara, bursa regional antara lain indeks bursa Nikkei turun 211,58 poin (0,90 persen) ke 23.274,53, indeks Hang Seng melemah 40,31 poin (0,12 persen) ke 32.601,78, dan Straits Times melemah 17,41 poin (0,49 persen) ke posisi 3.529,82.

Tim Pantau