Pantau Flash
Jubir: Dari 81.668 Kasus Positif, DKI Tertinggi Laporkan Kasus Baru Korona
Akun Twitter Bill Gates Hingga Barack Obama Diretas
Puan Sebut RUU BPIP Beda dengan RUU HIP, Tak Ada Pasal Kontroversial
Banjir Bandang Luwu Utara Sulsel: 24 Orang Meninggal dan 69 Masih Hilang
DPR Terima Surat Presiden tentang Usulan RUU BPIP dari Pemerintah

SKK Migas: Penanganan Minyak Tumpah PHE ONWJ oleh Pertamina Cukup Baik

Headline
SKK Migas: Penanganan Minyak Tumpah PHE ONWJ oleh Pertamina Cukup Baik Tumpahan minyak (Foto: Antara/M Ibnu Chazar)

Pantau.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memberikan tanggapan dan apresiasi terhadap penanganan tumpahan minyak di sumur YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) di perairan Karawang, Jawa Barat.

Deputi Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, menyatakan penanganan insiden tersebut oleh Pertamina sangat baik.

“Penanganan tumpahan minyak milik PHE ONWJ sudah cukup bagus. Saya juga cukup sering ke lapangan meninjau melalui pesawat helikopter. Saya melihat oil spillnya cukup tertangani dengan baik. Relief well (RW) YYA-1RW, yang berfungsi menutup sumur YYA-1, sudah berjalan,” katanya.

Baca juga: 1.500 Personel Pertamina Bersihkan Tumpahan Minyak di Wilayah Karawang

Targetnya, dalam 30 hari mendatang, sudah bisa diintersep sumur yang bermasalah. "Setelah 3-4 hari, mudah-mudahan sumurnya bisa mati, minyak tidak tumpah lagi," tambah Fatar.

Sedangkan platform yang ada, lanjutnya, ditahan saja. Menurut dia, tumpahan minyak di Karawang sudah banyak ditangani sehingga tidak akan banyak lagi dampak lingkungannya.

Seperti diketahui, sumur YYA-1 merupakan sumur reaktivasi di sekitar 2 kilometer (km) dari Pantai Utara Jawa, Karawang, Jawa Barat. Gelembung gas muncul sejak Jumat 12 Juli 2019 lalu, dalam proses pengeboran untuk mengaktifkan kembali sumur YYA-1 untuk diproduksi kandungan minyak dan gasnya (migas).

Baca juga: Mega Proyek SKK Migas di Daerah: Tetap Tenaga Lokal Gerakkan Operasional

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: