Pantau Flash
Sri Mulyani Usul Minuman Manis dalam Kemasan Jadi Objek Cukai
Wabah Virus Korona Dongkrak Harga Emas ke Level Tertinggi
Ketua DPRD Sebut Surat Anies Baswedan Soal Formula E Ilegal
Freeport Keluarkan Kocek 600 Juta Dolar AS untuk Bangun Smelter
Victoria Keluarkan Peringatan Berhati-hati Terhadap WNI Terkait Korona

Soal ESEMKA, Pengamat: Industri Mobil Nasional Bukan Industri Main-main

Soal ESEMKA, Pengamat: Industri Mobil Nasional Bukan Industri Main-main Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) (Foto: Antara-Aloysius Jarot Nugroho)

Pantau.com - Pengamat ekonomi Hisar Sirait meminta pemerintah untuk bersikap serius dalam memperkuat dan mengembangkan industri mobil Indonesia secara mandiri karena sektor industri tersebut bukan industri main-main setelah kendaraan itu diresmikan Presiden Indonesia Joko Widodo.

"Industri mobil nasional bukanlah industri main-main, ini sektor industri yang harus betul-betul memastikan bahwa paling utama adalah harus ada kebijakan nasionalnya. Kedua, perlu ada arah pengembangannya, ketiga harus ada peta jalannya dan keempat harus ada komitmen regulasi dan perundang-undangan di dalamnya," ujarnya Jumat (6/9/2019).

Selain itu Hisar juga menambahkan bahwa Indonesia perlu dari China yang berhasil melakukan lompatan jauh dalam mengembangkan dan memperkuat industri mobil China, bahkan sampai mampu menghasilkan mobil listrik secara mandiri.

Baca juga: Jelang Produksi Kembali, Menhub Cek (Lagi) Tipe Mobil Esemka

China bisa berhasil melakukan lompatan jauh dalam pengembangan industri otomotif yang baik, karena pemerintah China memiliki arah atau peta jalan pengembangan industri otomotif China yang bagus, terarah dan terukur. Dengan adanya peta jalan tersebut otomatis akan ada komitmen atau keberpihakan dari semua pihak untuk mengembangkan industri otomotif

"Kalau cuma sekedar Indonesia sudah mampu menghasilkan mobil tentunya hal itu membuat kita bangga, tetapi apakah nantinya mobil Esemka ini akan menjadi cikal bakal munculnya industri otomotif yang kuat dan handal pada masa depan belum tentu," kata Hisar Sirait.

Selain itu dia juga menilai bahwa peluncuran Esemka ini memang bagus untuk jangka pendek, tapi untuk jangka menengah dan panjang masih terdapat catatan-catatan perbaikan dan peningaktan mengenai industri mobil Indonesia.

Baca juga: Ini 6 Mobil Produksi ESEMKA, Kamu Tertarik yang Mana Sob?

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ingin mendukung pengembangan otomotif nasional, sehingga mau meresmikan pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Desa Demangan Kecamatan Sambi Boyolali.

Menurut Presiden Jokowi pihaknya mendukung merek lokal atau nasional seperti industri otomotif Esemka di Boyolali ini. Mobil Esemka kata Jokowi, adalah brand dan principal Indonesia, dan merek sendiri yang sudah dirintis kurang lebih selama 10 tahun lalu oleh para teknisi, anak-anak SMK, dan sejumlah inisiator. Namun yang namanya membuat mobil tidak hanya memproduksi saja, tetapi juga bagaimana cara menjualnya.

Menurut Jokowi sebagai sebuah usaha pertama dalam memulai industri otomotif dengan brand dan principal Indonesia ini, harus diacungi jempol keberanian dari PT Solo Manufajktur Kreasi ini. Tidak mudah dan gampang, masuk pasarnya, tetapi kalau sebagai sebuah bangsa mau menghargai karya sendiri brand dan principal Indonesia ini, mobil esemka akan laku.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: