Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Soal Persaingan Mobil Esemka, Mendag: Untuk Ekspor Juga Masih Mungkin

Headline
Soal Persaingan Mobil Esemka, Mendag: Untuk Ekspor Juga Masih Mungkin Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan harga mobil produksi PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) yang relatif terjangkau dan tingginya kebutuhan mobil berjenis pikap dan "Sport Utility Vehicle/SUV" di pasar Indonesia, akan membuat produk anak bangsa itu bisa menyaingi mobil dari merek dan prinsipal asing yang selama ini menguasai pasar domestik.

Ditemui di sela Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers' Meeting/AEM) di Bangkok, Thailand, Senin malam (9 September 2019) Enggar mengatakan keunggulan utama mobil Esemka adalah harganya yang lebih murah dibanding mobil-mobil bersegmen serupa dari merek yang berbeda.

"Itu potensial sekali untuk pasar domestik. Untuk ekspor juga masih mungkin, misalnya ke Afrika," ujar dia.

Baca juga: Kehadiran Esemka Diharapkan Tak Ulangi Kesalahan Mobil Nasional Era Orba

Esemka telah mengumumkan akan memproduksi massal mobil untuk jenis pikap tipe Bima 1.2 dan 1.3. Harga off the road (belum terkena pajak) mobil itu ditaksir Rp95 juta, sedangkan harga on the road (termasuk pajak) berkisar Rp105 juta.

Sedangkan, untuk mobil jenis SUV Garuda 1, Esemka belum megumumkan perihal waktu resmi peluncurannya. Namun, mobil penumpang dengan kapasitas banyak berjenis SUV diperkirakan akan di bawah Rp300 juta dan akan lebih murah dari mobil SUV merek-merek Jepang ataupun Eropa.

Enggar meminta berbagai kalangan untuk tidak langsung meremehkan Esemka dan menjelek-jelekkan mobil tersebut hanya karena sebagai "pemain baru" ataupun hanya karena produk lokal.

Sebagai warga negara yang baik, kata Enggar, seharusnya seluruh warga Indonesia bangga dengan mobil produk lokal Tanah Air. Apalagi, mobil Esemka merupakan buatan anak negeri dimana pekerja di pabriknya pun merupakan orang Indonesia.

Baca juga: Soal Esemka, Pengamat: Industri Mobil Nasional Bukan Industri Main-main

"Jangan diragukanlah. Ini karya anak bangsa. Untuk domestik bagus. Untuk ekspor juga pasti berkepentingan," ujar dia.

Pada Jumat (6 September 2019), PT Esemka meluncurkan mobil pikap Esemka Bima 1,2L dan 1,3L bersamaan dengan peresmian pabrik perakitannya. Peresmian pabrik dan peluncuran mobil anak bangsa itu dipimpin Presiden Joko Widodo.

"Mobil Esemka adalah merek dan prinsipal Indonesia. Ini adalah merek kita sendiri yang sejak sekitar 10 tahun lalu (dikerjakan) oleh para teknisi, oleh anak-anak SMK, inisiator yang dulu saya kenal ada di sini semuanya," kata Jokowi dalam pidato sambutannya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: