Sri Mulyani Peringatkan Investor Mata Uang Virtual

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Pantau.com/Ratih Prastika)Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com  Investasi dengan mata uang virtual atau cryptocurrency masih menjadi perdebatan. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah tetap menyampaikan pilihan investasi yang semestinya digunakan.

“Pada dasarnya untuk Indonesia sebagai suatu softener state atau suatu daerah memiliki kedaulatan, kita melakukan tugas sebagai pemerintah dalam hal ini untuk menyampaikan pada masyarakat mengenai opsi apa yang disebut alat investasi,” ujar Sri Mulyani saat ditemui dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2018, Kamis (1/2/2018).

Ia mengatakan, bila bentuk investasi seharusnya ada perlindungan bagi investor. “Perlindungan kepada mereka (investor) kalau dia dilakukan di dalam daerah Indonesia. Namun, ya itu adalah choice mereka,” lanjut Sri Mulyani.

Baca juga: Ini Penjelasan BI Soal Kajian Penerbitan Mata Uang Digital

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan pihaknya terus mengevaluasi perkembangan yang ada di masyarakat. “Kalau mengenai evaluasi, mengenai opsi adanya komoditas atau investasi seperti itu, kita akan melihat bagaimana regulasinya sehingga dia (investasi) tidak merupakan suatu yang sifatnya eksklusif di luar peraturan,” kata Sri Mulyani. 

Baca juga: Hanya Mengkaji, BI Pastikan Belum Berencana Terbitkan Mata Uang Virtual

Tim Pantau
Editor
Martina Prianti