Pantau Flash
Bus PO Sudiro Tungga Jaya Terbakar di Ruas Tol Semarang-Solo
Pemkab Garut Salurkan Bantuan Uang untuk Rumah Terendam Banjir
Disiplin Prokes Masih Jadi Satu Cara Cegah Varian COVID-19
Polri Terbitkan Perpol Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK
Penerima Vaksin Lengkap Capai 98,046 Juta Jiwa Penduduk Indonesia

Sri Mulyani Upayakan Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga Vaksin di 2022

Sri Mulyani Upayakan Ketersediaan dan Keterjangkauan Harga Vaksin di 2022 Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan terus mengupayakan ketersediaan vaksin serta keterjangkauan harga vaksin pada 2022.

"Program vaksinasi masih menjadi fokus pemerintah pada tahun depan, melalui berbagai upaya akselerasi guna mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity," ujar Menkeu dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Ia menjelaskan, upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga vaksin antara lain dengan menjalin kerja sama baik secara bilateral maupun multilateral dan mengupayakan produksi vaksin dalam negeri melalui dukungan kerja sama dengan berbagai pihak.

Baca juga: Menkes Sebut Puncak Perolehan Vaksin di Indonesia Berlangsung September

Kemudian, upaya percepatan vaksinasi juga akan dilakukan melalui pelaksanaan program vaksinasi yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 maupun skema vaksinasi mandiri pada kelompok masyarakat mampu.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menuturkan target vaksinasi sebanyak 1 juta dosis per hari telah tercapai pada Juni 2021. "Capaian tersebut diharapkan akan semakin meningkat seiring dengan upaya percepatan vaksinasi di antaranya melalui pelibatan pemda, personil TNI/Polri, dan bidan yang dikoordinasikan oleh BKKBN," ucap Sri Mulyani.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong agar kampanye atau edukasi dan pengawasan disiplin protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas) tetap berlangsung, sehingga penyebaran kasus COVID-19 dapat dikendalikan.

Baca juga: Indonesia Terima 67 Juta Dosis Vaksin Sepanjang Agustus, Masyarakat Jangan Khawatir Kehabisan

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: