Pantau Flash
5 Orang Meninggal Korban Longsor di Manado
BNPB Umumkan Korban Meninggal Akibat Gempa Majene Sebanyak 46 Jiwa
Jakarta Catatkan Kasus Baru COVID-19 Terbanyak, Sulawesi Barat Nihil
Leo/Daniel Kalah, Ganda Putra Indonesia Gagal Melaju ke Final Thailand Open
Gempa Bumi Tektoknik Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Tak Hanya China-AS, Ekonomi Dunia Melambat dan Bisa Menuju Resesi

Headline
Tak Hanya China-AS, Ekonomi Dunia Melambat dan Bisa Menuju Resesi Mata Uang Dolar AS dan Rupiah (Foto: Antara)

Pantau.com - Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), sebuah kelompok ekonomi antar pemerintah, baru saja memangkas perkiraan pertumbuhan global ke level terendah satu dekade.

OECD memproyeksikan ekonomi dunia akan tumbuh hanya 2,9 persen pada tahun 2019, yang akan menjadi perkiraan terendah sejak 2009. Pada tahun 2020, pertumbuhan diperkirakan akan naik hingga 3 persen. Hanya 18 bulan yang lalu, organisasi masih mengharapkan pertumbuhan 4 persen.

Baca juga: Pria Terkaya Jepang Khawatir Brexit Bisa Ubah Inggris Jadi 'Orang Sakit'

Ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung juga membebani investasi bisnis dan kepercayaan diri justru menambah ketidakpastian. Investasi bisnis yang lesu telah menciptakan celah investasi yang akan memiliki dampak jangka panjang dan struktural pada pertumbuhan, menurut kepala ekonom OECD Laurence Boone. Dengan kata lain  bisa memunculkan pertumbuhan yang lebih lambat menjadi normal baru.

"Diperlukan respons yang mendesak, jika gagal kami berisiko menemukan diri kami terjebak dalam periode pertumbuhan yang panjang, beban terbesar akan dirasakan terutama oleh yang paling rentan," kata Boone dalam sebuah postingan blog yang dilansir CNN.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: