Pantau Flash
Alami Pneumonia Akibat Korona, Musisi jazz Ellis Marsalis Meninggal Dunia
WP KPK Tolak Wacana Pembebasan Napi Koruptor Dampak Pandemi Korona
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal

Terkena Gempa, Kerusakan Kendaraan Bisa Klaim Asuransi?

Headline
Terkena Gempa, Kerusakan Kendaraan Bisa Klaim Asuransi? Petugas Basarnas membawa korban selamat gempa dan tsunami yang terjebak di dalam restoran Dunia Baru, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9) (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com - Apakah kendaraan yang terkena gempa bisa diklaim? Jika kalian masih ragu, coba cek dalam surat perjanjian yang buat antara anda dengan pihak leasing. Biasanya ada poin-poin atau layanan yang menuliskan sejumlah klaim yang bisa dilakukan pemilik mobil.

Menjawab hal tersebut, Marketing Communication and Public Relations Head Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto menjelaskan bahwa produk asuransi Total Lost Only (TLO) atau Comprehensive tidak meliputi bencana alam, seperti gempa salah satunya . 

"Tragedi alam ini dikecualikan dari jaminan asuransi TLO ataupun Comprehensive. Jadi agar bisa ter-cover harus ada perluasan jaminan dan bisa dicek polis masing-masing karena sifatnya optional," jawab Iwan singkat saat dihubungi, Senin (1/10/2018).

Baca juga: Menteri Jonan Pastikan Unsur ESDM Gerak Cepat Pulihkan Layanan di Palu

Secara aturan tertulis bahwa egulasi Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Bab II tentang Pengecualian pada Padal 3 Ayat 3 yang berbunyi, Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh:

3.1. kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasan, revolusi, pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase, penjarahan;

3.2. gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor atau gejala geologi atau meteorologi lainnya;

3.3. reaksi nuklir, termasuk tetapi tidak terbatas pada radiasi nuklir, ionisasi, fusi, fisi atau pencemaran radio aktif, tanpa memandang apakah itu terjadi di dalam atau di luar Kendaraan Bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan.

Baca juga: Pertamina Salurkan Solar untuk Genset Rumah Sakit dan PLN

Namun, jangan khawatir jika anda memang memiliki asuransi perluasan komprehensif, anda bisa melakukan klaim, cara berikut ini;

1. Setelah kondisi aman, hubungi call centre pihak asuransi untuk proses pengajuan.

2. Pengisian form pengajuan dapat dilakukan melalui telepon, aplikasi, dan datang ke cabang terdekat.

3. Untuk mempercepat proses pengajuan, pemilik kendaraan harus membawa polis, STNK dan KTP sebagai dokumen pendukung. 

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: