Pantau Flash
Pelanggan Netflix dan Spotify Akan Dipungut Pajak 10 Persen
Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Buatan RI Diproduksi Pertengahan 2021
COVID-19 per 7 Juli: Ada 1.268 Kasus Baru, Total Positif di RI 66.226
Juni 2020, BI: Cadangan Devisa RI Naik Jadi 131,7 Miliar Dolar
Mentan: Realisasi Anggaran hingga Juli 2020 Capai 44,03 Persen

Turki Tahan Diri Pasca Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Turki Tahan Diri Pasca Serangan Pipa Minyak Arab Saudi Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk serangan "drone" pada awal pekan lalu terhadap dua stasiun pompa di sepanjang pipa saluran minyak strategis Arab Saudi, dan menyerukan penahanan diri di wilayah tersebut.

"Kami mengutuk serangan 14 Mei terhadap dua instalasi pompa minyak di Pelabuhan Yanbu, Arab Saudi, yang tampaknya dilancarkan oleh gerilyawan Al-Houthi dengan menggunakan pesawat nirawak," kata Juru Bicara Hami Aksoy di dalam satu pernyataan, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu.

Baca juga: Kacau... Peneliti Temukan Puing Sampah di Pulau Dekat Indonesia

"Kami menyerukan dihindarinya setiap langkah provokatif yang dapat membahayakan keamanan dan kestabilan di wilayah ini," tambah Aksoy.

Pipa saluran tersebut mengirim minyak dari Provinsi Arab Saudi Timur ke Pelabuhan Yanbu. Pada Rabu (15 Mei 2019), Arab Saudi mengirim surat ke Dewan Keamanan PBB untuk menyalahkan Iran dan gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi, atas serangan itu, yang dilaporkan mengakibatkan kerusakan besar.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Nani Suherni

Berita Terkait: